Situs Gunung Padang Cianjur

Weekend kali ini aku isi dengan acara jalan-jalan ke Situs Gunung Padang di Cianjur. Sudah lama sih pengen kesana, hanya saja memang belum kesampaian. Hingga akhirnya di awal tahun merencanakan untuk berkunjung ke sana setelah akhir tahun kemarin gagal ke Cianjur gara-gara tidak kebagian tiket kereta ke Sukabumi. Memang sih berencana ke Sukabuminya naik bus, tetapi sayang sampai stasiun Sukabumi, keretanya sudah berangkat. Jadi kalau berencana ke Situs Gunung Padang saat weekend, sangat disarankan untuk memesan kereta jurusan Bogor – Sukabumi – Lampegan jauh-jauh hari. Maklum kereta Bogor – Sukabumi masih jadi idola untuk sebagian orang.

tiketAwal tahun 2015, aku niatkan untuk memesan tiket kereta Bogor – Sukabumi – Lampegan pp. Pesannya melalui website PT KAI. Aku memilih berangkat jam 7.55 Waktu Indonesia bagian Bogor dan sampai di Lampegan kira-kira jam 11.45 Waktu Indonesia bagian Lampegan. Untuk pulangnya, aku memilih jam 14.38 Waktu Indonesia bagian Lampegan dan sampai di Bogor sekitar jam 18.00. Harga tiket kereta ekonomi, normalnya sih Rp 40.000,- sekali jalan. Namun saat itu ternyata baru ada promosi diskon chanel seharga Rp 5.000,- , jadi aku hanya perlu membayar Rp 35.000,- untuk sekali jalan. Kalau PP ya sekitar Rp 70.000,- , murah bukan? O iya walaupun keretanya jenis kereta ekonomi, namun di kereta ini sudah memakai AC dan lumayan bersih. Jadi ya dengan harga tiket segitu worth it lah

Kereta ekonomi Jurusan Bogor – Sukabumi – Cianjur ini, startnya ada di Stasiun Paledang bukan di Stasiun Bogor. Jadi kalau dari Jakarta, setelah turun di Stasiun Bogor, kita langsung keluar saja dari stasiunnya. Kemudian nyeberang melalui jembatan penyeberang yang ada di depan Stasiun Bogor. Setelah itu jalan ke arah KFC. Jalan ke selatan saja ikuti jalan rel yang ada di sana pasti nanti ketemu Stasiun Paledang. Stasiun Paledang ini sangat kecil untuk ukurang stasiun. Ruang tunggunya saja masih di emperan dan tempat duduknya pun terbatas. Toilet di stasiun ini pun sangat minimalis. Saat aku ke sana, masih ada bongkaran-bongkaran rumah bertebaran. Jangan khawatir, kalau sampai di Stasiun Paledang terlalu pagi dan belum sarapan di rumah, di sekitar stasiun Paledang ada ko beberapa warung yang menjual makanan. Jadi kita bisa sarapan di sana sambal menunggu kereta datang.

Kali ini kereta datang tepat waktu, jam 7.40 WIB kereta dari Sukabumi sudah datang di Stasiun Paledang. Kereta ini akan langsir di Stasiun Bogor setelah menurunkan semua penumpangnya, dan kembali ke Stasiun Paledang ketika kereta sudah siap berangkat. Yang seru di stasiun Paledang ini adalah tempat gerbong kereta sudah ada penunjuknya. Jadi kita tinggal menunggu saja di penunjuk tersebut sesuai dengan no gerbong kereta yang tertulis di tiket kita.

Saat itu aku memilih kereta dengan no gerbong 1 dan no tempat duduk 12E. Tempat duduk ini dekat jendela. Tempat duduk dekat jendela adalah tempat duduk favoritku, karena di dekat jendela aku bisa melihat pemandangan di luar dan sesekali memotret suasana di luar. Sayangnya saat aku sampai di tempat duduk, sudah ada seorang gadis yang duduk di dekat jendela. Dengan ramahnya aku bilang ke gadis itu bahwa itu adalah tempat dudukku, dan gadis itupun hanya menjawab, duduk dimanapun sih ga masalah. Glek saat denger itu, lalu apa fungsinya tulisan di tiket mengenai no tempat duduk,  kalau kita bisa bebas duduk di mana saja? Aku bilang aja ke gadis itu bahwa aku beli tiket ini sudah sekalian milih no tempat duduk yang dekat jendela, jadi tidak ada kompromi lagi dengan siapapun walaupun dia punya tiket juga. Jadi duduklah di tempat yang sesuai dengan tiket Anda, jawabku ketika itu dengan sedikit ketus. Akhirnya berhasil juga mengusir gadis itu pindah tempat duduk, dan aku pun duduk dengan manisnya di dekat jendela sambil tersenyum puas.

sawahDi perjalanan menuju ke Sukabumi, sepanjang jalan aku melihat hamparan sawah dan ladang-ladang penduduk. Kutemukan beberapa penduduk sedang menanam padi atau sedang panen. Ada juga anak-anak kecil yang berlari-lari sambil melambaikan tangannya ke kereta. Suasana pedesaan yang alami dan jarang banget bisa aku liat di Bogor. Hijaunya persawahan di sepanjang jalan ini membuatku merasa nyaman dan damai. Vitamin A buat mataku yang minus ini, hijaunya daun pada tumbuhan-tumbuhan itu bisa membuat mataku melihat lebih indah dari biasanya.

Sesampainya di Sukabumi, kereta berhenti sekitar 30 menit. O iya karena kereta ini lanjutan dari Sukabumi, jadi kita tidak perlu pindah kereta lagi. Tetap saja di tempat duduk sambil menunggu kereta berangkat. Kereta ini akan penuh di jurusan Bogor – Sukabumi, tetapi akan sepi penumpang untuk jurusan Sukabumi – Cianjur.

sawah longsorPerjalanan Sukabumi – Cianjur sama kaya perjalanan Bogor – Sukabumi. Di perjalanan kita bisa melihat  sawah-sawah yang hijau, bukit-bukit yang tinggi dan penuh tanaman, sungai-sungai yang mengalir deras dengan bebatuan besar di sana-sini. Suasana asri pegunungan dan desa masih terlihat di sana. Sempat juga aku lihat beberapa bukit-bukit yang sudah longsor.

lampeganUntuk ke Situs Gunung Padang, kita turun di stasiun Lampegan. Stasiun ini terletak setelah kita melewati terowongan yang panjang, kita melewati terowongan sekitar 5 sampai 10 menitan. Jadi ketika kita sudah memasuki terowongan, maka kita bersiap-siap untuk turun. Setibanya di Stasiun Lampegan, setelah turun kita akan disambut para ojek yang sudah bersiap-siap mengantar kita ke situs tersebut. Ongkos ojek, untuk PP sekitar Rp 80.000,-. Oiya menurut informasi dari mas ojek, di awal bulan biasanya situs tersebut ramai dengan para pengunjung. Kalau menginginkan suasananya yang tidak ramai, datanglah di minggu ketiga atau keempat. Dijamin kita bisa leluasa menikmati suasananya.

kebun teh

Dari stasiun Lampegan ke situs Gunung Padang, dapat ditempuh dengan ojek selama sekitar 30 menit. Sepanjang perjalanan kita bisa melihat hamparan kebun teh, udara yang masih sejuk dan dingin. Penat di otak akibat kerjaan akan hilang dengan sendirinya dengan melihat pemandangan yang kita lewati. Rasanya bakalan tidak menyesal deh melakukan perjalanan ini.

tangga situsSesampai di situs Gunung Padang, tepatnya di gerbang menuju ke situsnya, kita harus membayar tiket masuk ke situs ini. Harga tiketnya Rp 4.000,- saja. Cukup murah kan? Setelah membayar tiket, kita akan dihadapkan pada 2 pilihan jalur ke atas. Sebelah kiri adalah jalur asli naik ke atas, dan sebelah kanan adalah jalur buatan. Lalu bedanya apa? Ehm jalur pertama atau yang asli, jalurnya tajam dan mendaki tapi pendek atau dengan kata lain jalur cepat. Jalur kedua itu jalur yang landai dan memutar alias jauh. Silakan pilih jalur mana yang mau dipilih. Dua-duanya butuh stamina yang cukup kuat untuk sampai ke atas.

tapak harimauSesampainya di atas, kita akan melihat tumpukan batu-batu yang berserakan dimana-mana. Ada batu yang katanya itu adalah “tapak harimau”. Tumpukan batu-batu yang berserakan tersebut tidak beraturan. Jika membutuhkan penjelasan mengenai situs ini, banyak guide yang akan menceritakan kisah situs ini buat kita. Aku sih cukup jadi pencuri dengar saja, jadi ketika ada bule yang membawa guide, aku pura-pura berada di sekitar guide tersebut sambil curi-curi denger penjelasan dari guidenya.

situs lt dasarSekitar 1 jam aku berada di atas, memandangi situs tersebut dan sedikit berimajinasi dengan benda-benda arkeologi ini. Sesekali melihat keindangan pemandangan sekeliling situs ini yang bener-bener indah sambil menunggu hujan reda. Ketika akhirnya hujan reda, aku beranjak turun ke bawah. Jam 14.00 WIB, aku tinggalkan situs itu. Banyak pelajaran yang aku dapatkan dari travelling ini. Dan tiba saatnya aku kembali ke rutinitas. Jam 14.38 WIB, kereta datang. Kereta ini yang akan membawaku kembali ke Bogor, dengan membawa segudang pengalaman yang sangat berharga buatku.

situs gunung padang

One thought on “Situs Gunung Padang Cianjur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s