Turin, Kota Sejuta Kenangan

turinPerjalanan terjauhku yang pernah aku lakukan adalah perjalananku ke Eropa beberapa tahun yang lalu. Mulai dari Paris, Grenoble, Annecy, Aix Les Bains, Beaune, Geneve, Turin, Verona, Milan, Aachen, Wageningen, Amsterdam, Delf, Brussels dan masih banyak kota lainnya, namun satu kota yang paling berkesan adalah kota  Turin, Italy. Dalam perjalanan itu aku berkenalan dengan seorang pria yang baik hati di kereta. Dia yang membantuku untuk menghubungi mbak Dewi setibanya di Stasiun Turin di tengah malam. Bersamanya juga kami pernah berkelana mengelilingi kota Turin ketika mbak Dewi harus ke lab dan tidak bisa mengantarku berkeliling Turin.

Di Turin, aku pertama kalinya bisa melihat Mumi di Museo Egizio ditemani mbak Dewi. Menemukan wayang dan melihat kota Turin dari puncak Mole Antonelliana, berjalan-jalan di Palazzo Reale. Dan tentu saja ke markasnya Juventus. Namun sayangnya saat itu stadionnya belum jadi. Terpaksa hanya melihatnya dari luar. Hal yang wajib dilakukan di Turin adalah menikmati Gelato alias Ice Cream tentu saja selain Pizza dan pasta. Disini Gelatonya enak banget. Sampai tak pernah bosan kalau memakannya bahkan dimusim dingin pun kita masih bisa menemukan gelato di Turin. Bermacam-macam rasa gelato yang dapat kita pilih. Dari yang asam, manis dan hambar alias tak berasa. Seperti kisah perjalanan kita ke kota-kota di luar sana. Namun ingatlah sejauh apapun kaki kita melangkah, suatu saat nanti kita pasti pulang ke rumah. Itulah hikmah dari sebuah perjalanan. Pulang ke rumah, rumah yang selalu kita rindukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s