Penangkap Kupu-Kupu

Kupu2&bunga01Lelaki di depanku ini adalah lelaki yang baru saja pulang ke negeri ini setelah hampir 6 tahun dia berpetualang di Eropa. Tak pernah aku sangka sebelumnya, bahwa laki-laki muda ini sudah meraih gelar Phd nya di umur 30 tahun. Sepertinya baru kemarin kami bermain-main di halaman rumah orang tuaku. Mengejar kupu-kupu yang sedang hinggap di bunga yang ditanam ibuku. Dia yang selalu menangkap kupu-kupu bersayap indah dan memasukan ke toples kecil untuk diberikan padaku.

Masih aku ingat, dia yang bertubuh kecil, kurus dan hitam, yang tak pernah dianggap ada oleh teman-teman di kelasnya. Yang tidak terlalu pintar, yang sering ditolak para wanita di kala remaja, tampang pas-pasan, bahkan rambutnya saja seperti sapu. Tidak ada satupun yang bisa dibanggakan darinya. Tapi kini, dihadapanku berdiri seorang laki-laki pintar, bertubuh besar, tinggi, rapi, modis dengan bertengger sebuah kacamata di wajahnya. Penampilannya berbalik 360 derajat dari lelaki yang aku kenal di masa kecilku itu. Ya kamu, lelaki penangkap kupu-kupu, kini kamu sudah berubah. Seperti kupu-kupu indah yang pernah kau tangkap dulu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s