Gadis Manis Bernama Ana

Terasa biasa ketika kita melihat senyum seorang gadis kecil. Namun akan terasa istimewa ketika seorang guru melihat tawa dan raut bahagia seorang anak didiknya hari Selasa, 9 September 2014 kemarin. Rona bahagia dan tertegun seorang guru yang ada dihadapanku saat itu mempu mengalihkan perhatianku. Hingga akhirnya sang guru itu bercerita kepadaku, tentang anak istimewa di kelas 4A.

Seorang gadis kecil bernama Ana, gadis termanis yang kulihat pagi itu. Putih dan tingginya pun hampir setinggi diriku. Namun ada yang istimewa dari Ana. Wali kelasnya bercerita bahwa tiap hari Ana hanya diam dan tidak aktif dalam proses belajar mengajar di kelasnya. Ya kediaman Ana bukan tanpa sebab. Mungkin dia diam karena tidak paham dengan apa yang diterangkan oleh gurunya. IQ yang hanya mencapai 31, dan dijejalin dengan pelajaran yang jauh dari jangkauan otaknya, itulah penyebabnya kenapa dia diam selama ini. Dibalik itu semua, dia mampu berkomunikasi dengan teman-temannya. Bahkan ketika aku ajak ngobrol, dia masih bisa menjawabnya. Walaupun terlihat malu-malu dan ketidak fokusan matanya. Ya aku melihat matanya yang mengarah ke orang lain ketika aku ajak bicara. Sepertinya Anna tidak nyaman ketika aku ajak ngobrol. Karena itu aku biarkan dia kembali bermain-main bersama teman-temannya.

Kelas 4A SD Batu Tulis 3 Bogor, sebuah kelas yang sampai detik ini masih aku ingat keriuhan teriak anak-anak tersebut. Riuh karena saling berebut ingin maju dan berinteraksi dengan para Inspirator Kelas Inspirasi Bogor #2. Di kelas itu pula ada seorang gadis kecil yang istimewa di mataku.

Entahlah, sampai detik ini aku masih memikirkan gadis manis itu. Aku tahu guru-guru disana mengijinkan Ana belajar dan naik kelas bukan karena Ana bisa mengikuti pelajaran. Tapi agar Ana bisa belajar bareng dengan teman-teman yang seumuran dengannya. Bermain tanpa ada yang mengejeknya seperti sinetron yang sering kita lihat. Tak kulihat di hari itu Ana diganggu atau diejek teman-temannya. Ana bermain biasa dengan teman-temannya. Tertawa dan bermain bareng.

Ana,semoga cita-citamu dapat terwujud kelak. Belajarlah semampu yang kamu bisa.

Ana bersama salah satu Inspirator KIB#2 Kelompok 14

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s