Niat Saja Tidak Cukup

“Niatkan untuk kebaikan dan ikhlaskan hati untuk berbagi, InsyaAllah nanti akan dimudahkan jalannya walaupun rintangan berat itu menghadang”. Kalimat sederhana yang aku dapatkan dari seorang sahabat disaat rasa hati ini bimbang untuk melangkah. Entah kenapa niat baik yang sudah tertanam di hatiku selama ini, tiba-tiba harus terhempas begitu saja. Rasanya hati ini memberontak, ingin tetap menjalankan niat itu, namun disisi lain begitu banyak guncangan dan rintangan yang menghalangiku hari ini.

Sebuah doa terselip dalam hatiku, ya Allah mudahkan kaki ini melangkah untuk sebuah kebaikan dan perubahan dalam hidupku. Beranikanlah aku memutuskan apapun itu resikonya. Entah kenapa sejak semalam hati ini bimbang memutuskan. Antar iya dan tidak, antara ikut atau ga.

Perang batin mulai bergelora sejak pagi dan aku belum berani mutusin rencanaku nantinya. Kupaksa otakku berfikir sekeras mungkin, mencari plan A, B hingga Z. Menghubungi beberapa teman yang bisa membantuku untuk mewujudkan niatku ini. Namun hingga tulisan ini dibuat tak ada satupun jawaban dari mereka yang bisa menolongku. Hingga dalam sebuah keputusasaan aku meminta Allah menunjukkan jalannya kepadaku. Kuberanikan menelephon seseorang yang tidak kukenal, dan baru aku jumpai besuk pagi.

Berbekal informasi kecil dan sedikit banyak job list yang akan aku kerjakan besuk, aku bisa menarik nafas lega. Ternyata hal tersebut tidak seberat yang kuduga. Aku bisa mendokumentasikan semuanya walaupun aku tidak bisa datang pagi. Aku bisa menyaksikan semuanya di kelas-kelas lainnya. Aku bisa berperan serta di sebuah kegiatan yang dari dulu aku inginnya. Walaupun peranku tidak akan terlalu penting, karena peranku hanyalah mendokumentasika kegiatan tersebut. Namun insyaAllah dengan niat yang tulus, aku akan memperoleh sebuah pengalaman yang berharga buatku nantinya, yang tidak akan aku dapatkan di sekolah ataupun di tempat kerja.

Di titik inilah aku kembali mengerti bahwa teman tidak selamanya akan menjadi teman. Sebuah niat baik, tapi jika tidak diikuti hati yang iklhas akan membuat kita menjadi ragu untuk melangkah. Lakukan itu dengan niat yang tulus dan berbagi dan biarkan Allah menuntun kita untuk mewujudkannya.

Bismillah, ya Allah lancarkan urusanku besuk. Mudahkan aku menjalankan peranku besuk pagi. Tuntun aku untuk tetap mempunyai niat dan mimpi untuk bisa berbagi buat orang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s