Jalan-jalan ke Beaune Bourgogne

Sabtu 19 Maret 2011 kemarin, aku ikut acaranya CROUS jalan-jalan ke Beaune, Bourgogne. Dengan hanya membayar 20 euros, aku mendapatkan fasilitas masuk L’Hotel Dieu, bis dan  makan siang di restaurant Caveau des Arches.

Sebelumnya, aku akan menceritakan kota Beaune di Bourgogne ini.  Beaune adalah sebuah kota penghasil anggur alias wine di Bourgogne (atau Burgundy dalam bahasa Inggris).  Kota ini terletak di Departemen Cote d’Or , Perancis Timur dan berada diantara Paris dan Geneva. Untuk mencapai Beaune, dari Grenoble membutuhkan waktu 3,5 jam naik bus lewat jalan tol.

Jam 8h30 pagi, bus melaju dari depan CROUS Grenoble yang beralamat di 5 Rue D’Arsonval menuju ke Beaune, Bourgogne. Dalam perjalanan tersebut kami melewati jalan tol di Perancis. Jalan tol disini berbeda dengan di Indonesia. Ga ada orang di depan pintu gerbang jalan tol, yang ada hanya mesin-mesin saja. Jadi ga bisa ngodain mbak-mbak yang jaga pintu gerbang nih hehehe. O iya sepanjang perjalanan ini, sangat jarang aku temui kendaraan. Bahkan saat balik dari Beaune ke Grenoble, jalanan sudah sangat sepi sekali. Padahal waktu itu menunjukkan jam 19h00. Suasana jalanan tersebut seperti suasana jalanan di Jakarta saat jam 00h00. Hanya sekali kami berhenti di rest area, itupun hanya sekitar 20 menitan.

Sampai di Beaune, sekitar jam 11h45, dan itu adalah waktunya makan siang. Langsung deh kami menuju sebuah restaurant bernama Caveau des Arches Restaurant. Restaurant ini berada di bawah tanah, dekorasinya sangat bagus. Sayang aku lupa mengabadikan dekorasi di dalamnya.

Setiba di restaurant ini, kami langsung disuguhi dengan bir Bourgogne. Walah tentu saja aku menolaknya. Menu special di kota Beaune adalah “Escargot”. Apa itu escargot? Escargot adalah sebuah makanan dari “bekicot” hehe. Bekicotnya di potong kecil-kecil seperti kerang laut gitu deh ukurannya, kemudian dimasak dengan bawang putih dan bumbu-bumbu lainnya (aku gatahu resepnya hehehe). Escargot biasanya dihidangkan sebagai makanan pembuka di Perancis. Oh iya, escargot itu mempunyai protein yang tinggi lho. Ayo cobain deh, tapi jangan membayangkan bekicot dengan antenanya dan lendirnya serta jalannya yang meliuk-liuk itu ya. Kalau dibayangkan, bisa-bisa kita neg melihat “escargot”. Pertama kali makan escargot ini, ehm rasanya aneh banget lho. Kenyal-kenyal ga jelas itu, rasanya kaya kerang hijau deh. Enak lho, hanya saja airnya alias kuahnya ga enak banget. Asin bok, gatahu tuh isinya apa. Jadi mikir, apa kokinya pengen kawin ya hehehe

Menu utamanya aku memilih kentang yang dihancurkan dan ikan. Ikannya ga ada rasanya lho alias tawar. Tapi kalau makannya dicampur dengan kentang, ehm enak sekali. Aku ga habis makan ini, kenyang banget sih hehehe.


Untuk dessertnya, aku memilih kue coklat yang didalamnya berisi coklat yang sudah dilelehkan dan semangkuk es krim. Ehm mantap sekali. Enak banget. Setelah itu diakhiri dengan teh hangat. Sayang karena waktunya mepet, teh hangatku ga habis. Jadi aku tinggalin deh.

Setelah makan siang yang mengenakkan, perjalanan dilanjutkan di Maison du Tourisme, ya semacam tempat informasi wisata gitu lho. Di setiap kota pasti ada tu maison du tourisme, jadi kita bisa minta informasi di sini mengenai tempat-tempat wisata di kota yang kita kunjungi.

Di Maison du Tourisme, ada maket kota Beaune, jam antik dan sebuah lukisan. Disini kita menunggu seorang pemandu wisata yang cantik dan masih muda, hanya aku ga tahu sapa namanya hehehe..

Perjalanan kita mulai, dari Maison du Tourisme. Dinilah aku baru ngerasain yang namanya Perancis tanpa ada modernisasi. Sebuah tempat yang sangat pengen aku lihat. Kota kuno yang indah, walau ada beberapa bangunan modern sih, tapi kota ini sepi sekali.

Hospices de Beaune atau L’Hotel-Dieu adalah sebuah tempat untuk orang-orang miskin. Tempat ini dibangun tahun 1443 oleh Nicolas Rolin. Tempat ini merupakan sebuah bangunan rumah sakit sebagai tempat perawatan orang sakit dari kalangan orang miskin dan orang-orang menengah. Bangunan ini  mempunyai banyak ruangan antara lain “Grande Hall Povres dan Chapel”, “Saint Anne Room”, “Saint Hugues Room”, “Saint Nicholas Room”, “Kitchen”, “Pharmacy”, dan “Saint-Louis Room”.

Grande Hall Povres merupakan pusat dari rumah sakit ini. Di buka tahun 1452, ruangan ini mempunyai panjang 50 meter, lebar 14 meter dan tinggi 16 meter. Meja dan kursi diletakkan di tengah-tengah ruangan untuk digunakan sebagai tempat meletakkan makanan. Di dekat setiap tempat tidur, terdapat lemari tempat menyimpan pakaian pasien. Di bawah atap terdapat balok kayu Oak yang membentang  dan disangga oleh sebuah mulut naga. Di lantai terdapat monogram Nicolas Rolin dan Guigone de Salins. Di bagian ujung ruangan ini terdapat kapel  yang menggambarkan adanya hubungan antara agama dan perawatan medis.

Saint Anne Room mempunyai 4 tempat tidur yang diperuntukkan buat para perawat. Di ruangan Saint Hugues, kita dapat menemukan dinding dan atap yang penuh dengan lukisan. Ruangan Saint Nicholas didesain untuk orang-orang miskin yang sakitnya berbahaya dan hampir meninggal. Ruangan ini terdiri dari 12 tempat tidur untuk pasien wanita dan laki-laki. Pada tahun 1658, Louis XVI memberikan dana 500 pound untuk memperbaiki ruangan dan memisahkan antara ruangan buat pasien laki-laki dan perempuan. Di bawah ruangan ini ada sebuah sungai yang mengalir, dan ada sebuah lubang untuk membuat sampah-sampah ke sungai yang berada di bawahnya.

Begitulah penjelasan singkat mengenai L’Hotel-Dieu. Setelah dari tempat ini, aku menuju tempat penjualan souvenir. Disini aku membeli maket L’Hotel-Dieu. Kemudian acara di lanjutkan dengan acara bebas selama 1,5 jam. Aku gunakan waktu sebanyak itu untuk jalan-jalan di Beaune.

Disini kami menemukan La Porte St Nicholas, hotel de ville, dan toko-toko souvenir. Lima postcard dari Beaune aku beli untuk sahabat-sahabatku nan jauh disana. Gantungan kunci dan hiasan kulkas sebagai tambahan koleksiku.

Inilah perjalananku di Beaune, Bourgogne selama sehari. Perjalanan yang akan aku ingat sepanjang hidupku. Perjalanan yang mampu mengusir rasa penat selama seminggu ini. Dan kini saatnya kembali ke kehidupan nyata bersama thesis, lab, om castem,om crimson, kode-kode pemrograman dan paper-paper lagi.   Selamat Datang hari Senin..

 

Grenoble, 20 March 2011

 

2 thoughts on “Jalan-jalan ke Beaune Bourgogne

  1. Send me a postcard please🙂 adik suka sama escargot? cek cek, gw aja neg lihatnya. makan sekali langsung ingin muntah dik🙂 Good story, but remember, you should make it simple. Give your opinion about someplace, write detail a place like the reader see it by their own eyes.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s