Radio Kesayanganku

    Sejak kembali ke bangku kuliah, banyak yang berubah dari kebiasaanku. Yang biasanya tidak pernah baca paper-paper scientific, kini itu hukumnya wajib, ya minimal satu setiap harinya. Yang biasanya sering di depan laptop untuk main-main alias chatting, kini berubah menjadi wajib belajar. Yang biasanya hoby main-main dan jalan-jalan, kini harus sedikit dikurangi agar tidak ketinggalan dari yang lain. Namun ada yang tidak berubah dari caraku belajar. Tetap saja ga bisa belajar jika suasana sepi tanpa suara music. Dari dulu setiap belajar selalu di temani sama radio, jadi radio merupakan hal penting dalam hidupku.

Kalau belajar di Indonesia sih enak, banyak chanel radio yang bisa dipilih. Nah kalau di Perancis, mau dengerin radio mana coba. Pernah sih dengerin radio local, alamak cepat banget penyiarnya ngomong. Jadi ga ngerti aja dia bicara apa. Aduh maunya hiburan ko malah disuruh mikir dua kali lipat ya hehehe.. akhirnya cari-carilah di google radio Indonesia. Setiap website di buka satu persatu, akhirnya nemu streaming Prambors radio, I-radio, Kiss FM Medan radio. Namun ternyata radio-radio tersebut belum mampu membuatku bersemangat belajar dan belum mampu menemaniku begadang.

Hingga tadi siang, aku temukan list radio jogja di sebuah website. Di Jogja streamers inilah (http://www.jogjastreamers.com/index.php?play=20&stereo=1) aku bisa mendengarkan beberapa radio favoritku, seperti Swaragama FM, Retjo Buntung FM, Rakosa FM atau Q FM. Sayang aku tidak berhasil mendengarkan Geronimo FM dan tidak menemukan Yasika FM di list tersebut. Kangen dengan siaran dari kedua radio tersebut.

Dulu waktu masih kuliah di UGM, suka banget dengerin Swaragama FM, radio inilah yang pertama kali siaran 24 jam. Jadi saat dulu ada tugas ataupun mau ujian, radio inilah yang menemaniku belajar. Maklum aku ga akan pernah bisa belajar tanpa music hehehe.. Ya memang sih ada koleksi lagu-lagu di laptopku namun rasanya beda aja dengan dengerin radio. Bagiku kalau dengerin radio malam-malam gini, membuatku merasa ada teman buat belajar. Terkadang suka aja dengerin komentar penyiarnya yang kadang asal ngomong ataupun ketika lagi ngosipin artis hehehe.

Semakin canggihnya teknologi di dunia ini, ternyata membuat dunia menjadi indah tanpa ada batas ruang dan jarak. Jarak Grenoble dan Jogja seakan tiada batasnya, dari sini aku masih bisa mendengar kabar tentang kota tercintaku yang saat ini lagi musim gunung meletus (kata salah satu temanku hehehe), merasakan suasana kota pelajar yang telah di bawa radio-radio tersebut dan tentu saja menambah semangatku di saat semangat ini turun. Serta mengingatkan semua nostalgia dan kenangan saat masih kuliah dulu.

Terima Kasih Jogja Streamers yang telah memudahkanku mendengarkan radio-radio kesayanganku.

 

Berlioz, 24 October 2010 2010..

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s