My Study in Grenoble

Dari kemarin selalu saja ditanyain, bagaimana kuliahnya? Walah lha ini aja belum masuk dah ditanyain terus ya hehe.. Nah sekarang baru bisa menjawabnya nih. Kuliah pertamaku adalah sangat-sangat menajubkan sekaligus membingungkan. Disini yang aku alami berbeda dengan teman-teman yang mengambil kuliah dalam bahasa Perancis sebagai bahasa pengantarnya. Karena aku masuk dalam program international yang bahasa pengantarnya bahasa Inggris jadi masalah bahasa sedikit sekali permasalahannya. Yang menjadi masalah terbesarku adalah teori-teori saat aku kuliah dulu sudah lupa hehe..

Mulai dari istilah strain, stress, grafik mor coulomb, isotropic material, porosity, vector dll. Untuk mengingatnya kembali membutuhkan waktu yang lama. Saat dijelaskan sama professornya, baru deh ingat bagian-bagian tersebut. Wah sangat-sangat dibutuhkan kerja keras untuk bisa mengingat semua itu, karena memang sudah lama aku meninggalkan bangku kuliah dan tidak pernah menyentuh hal-hal tersebut. Padahal itu baru basic mechanic lho, nah bagaimana yang advanced ya? Tambah rumit sepertinya.

Disinilah aku mulai menangkap beberapa teori baru yang pernah aku baca di beberapa paper yang ada hubungannya dengan research projectku kelak. Baru sadar juga bahwa beberapa teori yang aku pelajari di bangku kuliah dulu sudah mengalami perubahan. Perubahan tersebut ternyata sudah sangat jauh, dan aku merasa tertinggal begitu jauh. Entahlah kemana saja aku selama 5 tahun ini.

Mungkin beberapa teman bingung, kenapa aku mengambil geomechanic sedangkan backgroundku ada di concrete. Setelah bertemu dengan supervisorku kemarin saat pertemuan perdana, barulah aku mengerti kenapa dia memintaku mengambil mata kuliah strain localization in Geomaterials. Yup, beton juga termasuk dalam bagian geomaterial tidak hanya soil (tanah) ataupun rock (batuan). Beliau menjelaskan banyak hal dan menganjurkan aku untuk mengikuti kelas Dynamic structures juga sebagai bahan tambahan.

Jadi, apa sih yang aku pelajari di perancis? Ehm aku masuk dalam program master Mécanique Energétique et Ingénieries, spécialité Modélisation et Expérimentation en Mécanique des Solides (susah ya bacanya hehehe). Program ini kuliahnya gabung dengan Program Erasmus Mundus MEEES (Master in Earthquake Engineering and Engineering Seismology). Di program Erasmus mundus ada 2 pilihan, yaitu Geomechanics dan Seismology. Nah kalau aku masuk ke program Geomechanic. Selama setahun ini, aku akan kuliah teori hanya dalam waktu 1 semester, kemudian semester berikutnya adalah magang di lab alias melakukan riset di lab. Apa bisa dalam waktu setahun aku lulus? Itu salah satu pertanyaan temanku. Ya, mau ga mau aku harus lulus setahun ini, tidak ada perpanjangan seperti yang dia alami. Lha wong beasiswaku saja hanya untuk satu tahun nih. Jadi ya memang harus extra belajarnya. Walau terkadang jalan-jalan ke Negara tetangga boleh juga hehe..

Selama satu semester ke depan, aku menggambil 2 mata kuliah wajib (yang kata orang susahnya minta ampun karena menyangkut FEM alias Finite Element Method, terus continuum mechanic, numerical mechanic.. isinya pasti  angka-angka dan persamaan hehe); 5 mata kuliah pilihan (Advanced Concrete Mechanic, Strain Localization in Geomaterials, Mechanic of Damage and Rupture, Durability and Vulnerability of Structures and Associated Risks dan Dynamic Structures) , 1 mata kuliah dasar (basic geomechanic, mata kuliah ini ga wajib.. boleh ikut boleh ga, berhubung yang ngajar sudah deket ya terpaksa deh ikut hehe..) dan 1 kursus bahasa. Banyak amat ya? Hehe.. trus kapan waktu mainnya nih hehe… tenang, masih ada libur ko, jadi bisa main-main juga hehe..

Tadi pagi adalah sebuah awal aku belajar semua hal baru, hal-hal yang belum pernah aku pelajari sebelumnya. Perjalanan masih panjang, dan waktu berjalan sangat cepat. Semoga api semangat ini masih menyala sampai akhir perkuliahan nanti.

 

 

Residence Berlioz, Batiment 3000, 20 September 2010

Ditulis disela-sela istirahat membaca bukunya D. Mulir Wood.

7 thoughts on “My Study in Grenoble

  1. Adik, If I am not missed, the MEEES is one of your target. It isn’t right? Pantesan, dari kemarin status YM nya itu🙂 Pasti, seneng banget nih akhirnya bisa kuliah di tempat yang paling diimpikan selama ini. it is the gift from Allah for your birthday. Congratulation my sister, finally you got your dream this year. I am happy for you sis.

    1. Iya betul banget hehehe…. Ga nyangka bisa gabung dengan program yang aku pengenin selama ini.. Kaget dan bercampur senang mas hehe… But I have study hard this years hehehe..

  2. Of course, you have to study hard sis. Ga gampang masuk program EM. Tetap semangat ya dik. I know you can do it sis🙂 Good Luck. Udah sana balik baca buku lagi, jangan ngenet mulu🙂

    1. Ok deh kakak, adikmu ini akan balik baca buku.. Doain semoga adikmu ini bisa lancar-lancar saja kuliahnya.. terimakasih ya mas, masih setia mendampingi adik kecilmu yang sangat bandel ini sampai bisa ke eropa dan belajar di tempat yang aku inginkan. tanpa bantuan dan doanya, trias belum tentu bisa meraih semua ini. makasi makasi makasi.. i will do the best that i can do.

  3. Sama-sama adik ku yang bandel🙂 Semua bantuan kami tidak ada artinya jika adik tidak berusaha keras dan pantang menyerah. Ini hasil usaha adik juga. Selamat belajar my little sister.

  4. Salam kenal mbak , aku background nya teknik sipil mau juga donk kuliah di prancis, aku buka di internet universitasnya mbak grenoble university, aku tertarik sekali sama master earthquake engineering nya mbak, tolong kasi info ya mbak kalau ada prof yang lagi nyari supervisor. thank

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s