Two Weeks in Europe

Tak terasa dua minggu sudah melewati hari-hari ini di Perancis. Mendengar suara-suara orang ngobrol pakai bahasa Perancis yang ternyata sangat indah, melihat gedung-gedung dan bangunan-bangunan yang sangat artistic, merasakan alat transportasi yang nyaman, jalan-jalan yang tidak pernah macet, cuaca yang sangat dingin dibandingkan di Jogja atau Jakarta bahkan Bogor.

Awal-awal kedatangan disini, jujur kaget banget dengan ribetnya administrasi, ngurus logement, ngurus bank, ngurus administrasi kampus, OFII dll. Merasakan betapa mudahnya semua urusan di Indonesia. Disini apa-apa harus antri, nunggu, buat janji dulu untuk ketemuan. Jadinya memaksa kita untuk berkali-kali datang ke tempat yang sama. Rasanya ingin teriak saja setiap kali ngurus administrasi ini, kenapa ribetnya minta ampun sih.

Plus ditambah lagi, semua barang-barang disini mahal banget. Rak plastic tempat piring saja yang biasanya di Indonesia bisa dapat Rp. 10.000,00 disini harga termurah adalah 6 euros. Wow, amazing banget deh. Serasa semuanya mahal dan harus bayar, mungkin hanya bernafas saja yang tidak bayar.

Bayangkan saja, disini setiap nyewa apartemen harus ada uang jaminan plus kita harus mengasuransikan kamar yang kita sewa. Walah-walah, disini kayanya orang asuransi bisa kaya deh. Bagaimana ga, semuanya pakai asuransi bok. Bandingkan di Indonesia, mana ada rumah atau kamar yang diasuransikan. Malah terkadang kita ga peduli kali ya dengan asuransi. Apalagi asuransi kesehatan, busyet deh disini harus dan wajib mempunyai asuransi kesehatan. Bagus si, jadi kalau kita sakit ada yang menjamin hehe.. Amit-amit deh, jangan sampai sakit di negeri orang. Repot sendiri kayanya hehe..

Yang paling penting, di sini susah mencari sambel.. I miss it hiks hiks.. Ada si cabe bubuk, tapi pedes amat, ehm kemarin sempat si melihat cabe rawit kecil-kecil gitu.. tapi kan malas nguleknya hehe..

Yup, setiap tempat ada plus minus-nya. Tidak dapat dibandingkan antara satu kota dengan kota lain, bahkan dengan Negara lain. Semuanya pasti beda. Apalagi dengan Perancis, Negara dengan 4 musim, pasti beda dengan Negara  Indonesia.

Disini, aku banyak sekali belajar. Pelajaran kehidupan yang akan melengkapi hidup ini. Disinilah aku mengenal sebuah persamaan derajat antara orang cacat dengan orang normal. Melihat orang cacat yang tidak mampu berjalan dan sangat tergantung sama kursi rodanya, ternyata mampu hidup normal dan sejajar dengan orang biasa. Pemerintah disini memberikan fasilitas yang memadai bagi mereka. Saat mereka mau naik tram atau bus, tidak ada kesulitan untuk naik. Bener-bener fasilitasnya sangat-sangat menunjang. Sedangkan di Indonesia? Untuk menikmati fasilitas busway saja, kita harus naik tangga yang sangat curam. Bagiku yang bisa jalan, merasa capek kalau harus naik tangga busway, apalagi mereka yang kekurangan.

Budaya ramah lingkunganpun sudah ada di lingkungan ini. Setiap kita berbelanja, tidak pernah sekalipun kita diberi kantong plastic seperti yang selalu kita terima saat kita belanja di Indonesia. Orang-orang sini lebih suka membawa kantong plastic dari rumah atau bawa tas atau bawa tas belanja (seperti koper yang ada rodanya di bawah itu lho). Satu lagi, saat kita bayar di kasir, petugas kasirnya hanya men-scan harga dan menjumlahkan berapa total belanja kita. Tak pernah beranjak sedikitpun dari tempat dia duduk. Jadinya kita sendiri yang harus menata dan mengatur barang-barang yang kita beli ke dalam tas belanjaan. Sangat berbeda dengan di Indonesia bukan?

Dua minggu sudah transisi ini berlangsung, yang awalnya sangat-sangat merindukan suasana Indonesia (apapun itu bagiku lebih indah dari segalanya yang aku dapatkan disini) hingga hari ini bisa menerima semua kondisi yang ada di Grenoble. Memulai beradaptasi dengan semua hal, kebiasaan, bahasa, perilaku dll.

Disinilah, di Grenoble, sebuah kota kecil di Perancis, yang sejauh mata memandang hanya terlihat gunung dan pegunungan, tempat aku tinggal selama setahun ke depan. Apapun itu, harus bisa menerima semuanya. Yup, I love this city like my hometown. I am in here because of you guys. Wish you in here to see everything that I can see.  

 

Residence Berlioz, Bat 3000, 14 September 2010

7 thoughts on “Two Weeks in Europe

  1. Hai dear…

    How are you? nice to see you in France. akhirnya, lo penuhi janji lo ke eropa🙂 see you soon my sister. really want to meet you soon🙂

    1. hai hai my best friend….

      I am fine, and u? yup, finally i am in here.. In france now hehe.. I miss chili mas hehehe… If you want to meet me, i hope you can come here when i don’t have course. Next week, my course will be begining. I think i don’t have time for “main-main” hahahaha…

      1. sombong ni yang udah mulai kuliah. ga ada waktu untuk main-main lagi🙂 ok i will meet you after your final exam. it means that next year, right?🙂

  2. hahahahaha… lambreta beng-beng dong mas, kalau tahun depan baru main ke sini.. tiap jum’at, kayanya ga ada kuliah deh mas (kalau jadwalnya belum berubah ye hehehe).. terserah lah mas, mau main kapan hehe.. jangan lupa bawain coklat ye hehehe..

    1. empok, disitu kan ade juge coklat. ko nodong dibawain coklat juge sih mpok. Ok, I will call you if i have time to see you (sekarang abang yang jual mahal ye mpok🙂 )

      1. masalahnye bang, kalau aye yang beli itu artinye pakai duit aye sendiri dong bang. nah kalau abang yang bawa itu artinye uang aye kagak berkurang bang (tetep ga mau rugi hehehe). ini kenapa kita jadi berlogat betawi sih hehehehe.. (udah pada mulai stress ni kayanya hehehe).. udah ah mau tidur, dah malam nih.. ngobrolnya lanjut besok aja deh mas hehehe..

  3. halah jam segini ko sudah mau tidur dik. mau jadi apa mahasiswa indonesia ini🙂 have nice dream my sister. good luck for your study, dik. semoga tidak ada halangan yang berarti di kuliah nanti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s