Selalu Ada Cara Berbakti Untuk Negeri

Sebuah iklan yang kulihat di TV, telah menarik perhatianku. Akhirnya aku cari videonya di youtube, dan finally aku menemukannya. Sangat menarik dan membuatku tersentuh akan kalimat yang tertulis di akhir iklan tersebut. Yup tulisan itu adalah “Selalu ada cara berbakti untuk negeri” seperti judul note ini.

Kata-kata itu mengingatkanku pada ucapan seorang teman saat kita bertemu kemarin. Ucapan yang sedikit mengelitikku, beliau mengatakan bahwa negeri ini sangat membutuhkan orang-orang seperti kami, kantor sangat membutuhkan peneliti-peneliti seperti kami ini, maka kembalilah nanti seusai mencari ilmu untuk membangun negeri ini.

Kala itu aku hanya mampu menjawab bahwa akan aku bangun negeri ini dari dalam jika aku mampu bertahan dengan segala birokrasi dan kondisi yang ada di sini, namun jika aku tidak mampu bertahan ijinkan aku membangun negeri ini dari luar. Entah dengan cara apa. Karena aku sendiri juga tidak tahu masa depanku nanti seperti apa.

Mungkin terlihat idealis saat kami berdiskusi tentang kondisi dan keadaan negeri ini. Ingin membangun dan berusaha memperbaiki kondisi negeri ini dari keterpurukannya saat ini, namun apalah kami ini. Hanya segelintir warga negara yang terkadang pendapat kami pun tidak di dengar wakil kami di pemerintahan. Untuk mengubah kondisi yang ada pun sangat sulit sekali walaupun pasti ada jalan.

Indonesia ini sangatlah luas, warganya yang banyak, pasti sangat banyak juga pendapat dan ide-idenya buat membangun negara ini. Namun tak sedikit yang acuh tak acuh untuk membangun negeri ini. Bagi mereka lebih mudah mengkritik daripada berbuat sesuatu demi negeri ini atau bahkan terkadang hanya memikirkan diri sendiri. Bahkan tanpa sadar ada beberapa orang malah berbuat seperti menghancurkan negeri ini, contohnya : banyak sekali orang-orang berbuat KKN di negeri ini.

Ah sudahlah, setiap orang di dunia ini pasti mempunyai perannya sendiri. Kalau semua orang mempunyai peran orang baik terus siapa dong yang mempunyai peran jahat dan begitu juga sebaliknya. Setiap orang pun berhak memilih mau bersikap baik atau jahat, toh mereka mengetahun konsekwensi dari perbuatan mereka.

Awal perjalanan ini akan segera tiba, dan aku akan melihat negeri ini dari luar sana. Melihat kondisi sebenarnya dari negeri ini tanpa berada di dalamnya. Sejauh apapun kaki melangkah, merah putih kan selalu kubela. Aku berjanji kan selalu mengabdi, cintaku untukmu negeri. Entah dalam bentuk apa nanti aku berbakti pada negeri ini dan aku yakin pasti selalu ada jalan berbakti untuk negeri ini.

———————————————————————————————————————————————-

Jogja, 18 Agustus 2010, 12 hari menjelang meninggalkan negeri ini dan sebuah kado buat negeriku yang barusan berulang tahun… Dirgahayu Indonesia..

2 thoughts on “Selalu Ada Cara Berbakti Untuk Negeri

  1. terharu membaca tulisan ini..hm…oh negeri ku…semoga kita bisa mengambil bagian bagi perbaikan peradaban negara ini…kibarkan merah putih di puncak eifell mba he…

    1. yup, insyaAllah kita bisa memperbaiki negeri ini dengan peran masing-masing ya… waduh mengibarkan merah putih di eiffel?? bisa dimarahin orang perancis nih🙂 lebih baik mengibarkan merah putih di pegunungan Alpen saja lah eheh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s