Belajar Ikhlas

Mungkin mudah mengucapkan kata ikhlas, namun agak sulit jika harus menjalani. Terkadang kita memang harus berusaha untuk menjalaninya walau rasanya berat sekali. Namun yakin bahwa Allah tidak akan memberi umatnya kesulitan melebihi kemampuan kita ini.

Tak terhitung berapa kali aku mempelajari ilmu ikhlas ini, berapa banyak nasehat dari sahabatku untuk menerapkannya, namun terhadang hati dan keinginan ini tidak bisa.

Dua malam aku lewati di rumah sakit, menemani kakekku yang sedang sakit tua. Melihat kondisinya terkadang aku ingin menanggis, melihat wajah-wajah orang-orang disekelilingku yang sudah menua, membuatku berpikir seratus kali akan keputusan yang aku ambil setahun kemarin.

Ketakutan yang selalu menghantui menjelang keberangkatanku ke Perancis akhir bulan ini. Ketakutan akan kehilangan orang yang aku sayangi, ketakutan tidak bisa menemani mereka saat mereka membutuhkanku, ketakutan tidak bisa bertemu dengan mereka setahun lagi, telah mampu membuatku ingin mengundurkan diri dan melepas mimpi ini

Berat bagiku menjalani impianku dengan mengorbankan orang-orang yang aku sayangi. Dulu tidak pernah terpikir olehku akan keadaan seperti ini. Keadaan meninggalkan orang-orang yang aku sayangi demi sebuah mimpi kecilku.

Ya Allah ijinkan aku untuk bisa menggurus orang-orang yang aku sayangi ini sebelum keberangkatanku ke perancis.. Kutitipkan mereka pada-Mu, ku serahkan semuanya pada Mu.. Berikan mereka yang terbaik menurut-Mu

Jogja, 17 hari menjelang keberangkatan…Cepat sembuh ya Kek, maaf baru bisa menemuimu saat kondisi kakek tidak sadar.. menyesal tidak dari kemarin-kemarin menemuinya..

4 thoughts on “Belajar Ikhlas

  1. Adik, sabar ya..Do the best, gw ga mau lo nyerah..Semangat lagi dik..I will be waiting for you in france dik…..Lakukan seperti yg gw bilang di YM, you can do it my sister.

  2. Whuaaa..
    Kebanyang mbak. Tidak jauh beda dengan mbak Trias, saya juga bercita-cita melanjutkan S2 keluar negeri. Namun ada perasaan2 yg menghantui saya, seperti yg mbak bilang, ketakutan tidak bisa melihat orang2 yg kita sayangi. Apalagi yg namanya kematian kan tidak bisa diduga. Bisa kapan saja. Tapi saya juga berpikir, kalau pun saya di Indonesia, belum tentu juga kan ya bisa lihat. Karena semuanya spekulasi. Tapi Insya Allah, Allah tau yg terbaik. Semangat mbak. Do’akan saya bisa mengejar mimpi2 saya juga😀
    Seperti mbak yg terus bersemangat menjaga dan memeluk erat mimpi2 mbak dalam genggaman mbak. Kita yang menulis, biarlah Allah yang menghapus hal-hal yang tidak baik utk kita :))

    1. Jalani saja..InsyaAllah yang terbaik ko…Yoi, tetap semangat ya meraih mimpi, walau kadang tidak mudah mengapainya, yakinlah suatu saat Allah akan mengabulkan impian itu..Tetap semangat ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s