Masih Dianggap Kecil Juga..

Siang tadi aku kembali mengunjungi kampus UGM, kampus yang sudah 6 tahun lamanya aku tinggalkan dan tidak pernah aku kunjungi lagi. Begitu banyak perubahan di kampusku. Dari gerbang UGM dekat bunderan yang sudah berubah, banyak jalan yang diberi portal dan satpam UGM, gedung-gedung yang sudah berubah menjadi bangunan baru. Namun gedung rektorat masih seperti gedung yang pernah aku tinggalkan dulu.

Siang itu kulewati kembali jalan di sekitar Lembah UGM. Wah dah berubah total, banyak gedung-gedung baru yang tidak kutahu fungsinya. Keteduhan dan kesejukan Lembah UGM terasa asing bagiku saat ini. Beda dengan yang dulu, apalagi saat aku SMU dulu. Lembah UGM merupakan tempat aku dan teman-teman SMU 9 berolah raga. Pagi-pagi sekitar jam 5.30 Waktu Indonesia bagian Lembah hehe, kami siswa-siswi SMU 9 Yk, telah berjajar rapi untuk bersiap-siap berolah raga. Lari 3 putaran di lembah UGM, merupakan rutinitas kami tiap jam olah raga. Maklum lah SMU ku tidak mempunyai lapangan olah raga jadinya ya nebeng gitu deh kalau olah raga hehe..

Lanjut lagi perjalananku siang itu menuju gedung rektorat, busyet deh jalan yang biasanya aku lalui sudah ditutup. Akhirnya aku harus mengambil jalan memutar melewati perpustakaan Fakultas Pertanian, lewat Fakultas Kehutanan dan gedung baru yang tidak aku ketahui namanya hehe.. Beruntung aku bertemu dengan seorang Satpam, dari beliaulah aku bertanya bagaimana caranya ke Gedung Rektorat. Dan beliau dengan senyuman manisnya memberitahukan jalannya.

Sesampai di parkiran gedung rektorat, tenyata tidak ada perubahan. Setelah aku taruh sepeda motorku, ku langkahkan kaki ini menuju gedung rektorat. Ehm pasti bertanya-tanya kenapa aku ke Gedung rektorat UGM. Mau menapak tilas atau ada kerjaan lain? Jawabnya aku mau daftar ulang hehe.. Ga ding, ni gara-gara Pak Leman nitip dokumennya Mika untuk diserahkan ke UGM, makanya aku ke gedung yang sudah lama tidak aku datangi hehe..

Bergerak ke gedung rektorat sayap selatan, dengan sebelumnya menanyakan letak bagian pendidikan sama bapak-bapak yang aku temui di gedung itu. Sambil jalan, aku celingak-celinguk ke sana ke mari, mana ya bagian pendidikan itu. Ku nikmati gedung tua itu sambil memperhatikan tiada perubahan sedikitpun yang kurasakan. Akhirnya sampailah diujung gedung itu, dan bertanya sama 2 orang lelaki yang sama-sama mau nyerahin dokumennya. Tiada cerita yang berkesan di ruangan itu.

Lanjut ke ruangan bagian kemahasiswaan di gedung sayap utara. Berjalan ke sana dan bertemu mahasiswa-mahasiswi UGM. Wuih serasa bangga mereka ya hehe..Nah, saat aku memasuki ruangan kemahasiswaan dan bertanya pengambilan surat undangan untuk orang tua murid, ternyata ada kejadian lucu. Saat mau minta surat undangan tersebut, ditanyakanlah aku dari fakultas apa, karena berhubung tidak baca kartu pendaftarannya, aku bilang bentar bu aku lihat di kartu pendaftaran. Nah ibunya malah bilang gini “ Kamu tuh gimana sih, masa ga tahu fakultas yang kamu masuki”. Gubrag, kaget saat dengar kalimat itu. Ternyata mukaku masih muda ya, masih bisa dianggap anak lulusan SMU hehe. Kemudian aku jawab aja, wah bukan saya bu yang mau masuk. Ni adik saya yang mau masuk ko, saya cuma ngambilin saja hehe..

Aduh, ga kebayang deh, disini saja kadang masih dianggap anak kecil, apalagi nanti kalau kuliah di grenoble ya.

———————————————————————————————————————————————–

Jogja, 19 July 2010.

4 thoughts on “Masih Dianggap Kecil Juga..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s