Sedikit Berbagi Buat Kalian Para Laskar Pemimpi…

Pernah baca buku Negari 5 Menara? Aku sendiri belum pernah baca sih hehe, namun saat aku melihat di program acara Kick Andy Metro TV, membuatku kagum terhadap penulisnya. Apa yang membuatku kagum terhadapnya? Yup, sebuah prestasi yang mengagumkan jika ada seseorang yang bisa mendapatkan beberapakali beasiswa. Bagiku mendapatkan beasiswa itu membutuhkan sebuah perjuangan yang sangat berat (lebay ya hehe)

Aku tidak mau mengupas tentang buku itu, hanya penulisnya saja yang ingin aku tulis dan beberapa tips dari beliau. Buku Negeri 5 Menara di tulis oleh Ahmad Fuadi yang dilahirkan di Maninjau Sumatera Barat tanggal 30 Desember 1972. Buku tersebut merupakan novel pertamanya. Beberapa beasiswa yang pernah dia dapatkan antara lain SIF-ASEAN Visiting Student Fellowship, National University of Singapore tahun 1997. Kemudian, pada tahun 1998, dia mendapatkan beasiswa master Fulbright untuk kuliah di School of Media and Public Affair, George Washington University. Pada tahun 2004, dia mendapatkan beasiswa Chevening dan belajar di Royal Holloway, University of London bidang film documenter. Dua beasiswa yang tidak asing lagi bagi kalian yang sedang mencari beasiswa, dan beasiswa yang sangat prestige (benar ga? Semua orang pasti ingin mendapatkannya bukan?).

Apa resepnya hingga dia bisa mendapatkan beasiswa tersebut? Kebetulan tadi saat iseng blog walking ke beberapa blog, aku menemukan tips-tips yang diberikan Bapak Ahmad Fuadi bagi para pencari beasiswa. Tapi menurut Bapak Ahmad Fuadi, tips ini hanya untuk beasiswa ke luar negeri. Tips-tipsnya antara lain :

1. Mempunyai niat dan keinginan yang besar dan kuat karena untuk mendapatkan beasiswa membutuhkan perjuangan.

2. Beasiswa itu ada banyak dan dimana-mana dalam berbagai macam bentuk, waktu dan penerima.

3. Cari info sebanyak-banyaknya mengenai beasiswa, dapat dengan cara mendatangi pameran pendidikan, kantor-kantor ; seperti CampusFrance untuk beasiswa BGF, NESO untuk beasiswa STUNED, dll. Informasi tidak bisa datang sendiri, jadi kita yang harus mencari. Jangan mengharapkan orang lain yang akan memberitahu, namun sebaiknya kita yang aktif mencari informasi. Bisa dengan bergabung ke dalam milis beasiswa atau nanya teman yang sudah sekolah di luar negeri atau dengan search di google.

4. Menurut bapak Ahmad, mendapatkan beasiswa itu lebih karena faktor sungguh-sungguh, bukan karena pintar. Banyak ko yang pintar namun tidak mendapatkannya.

5. Setiap beasiswa mempunyai persayaratan dan ketentuan yang berbeda, namun langkah-langkahnya hampir sama yaitu mengirim aplikasi, seleksi dokumen dan wawancara. Kalau lolos ya langsung berangkat deh hehe. Biasanya persyaratan hampir sama antara lain syarat min. IPK, TOEFL atau IELTS.

6. Lengkapi dokumen yang dibutuhkan.

7. Setelah mengirim aplikasi beasiswa, tahap selanjutnya adalah mencari sekolah. Jadi ada 2 aplikasi yang kita siapkan yaitu aplikasi beasiswa dan aplikasi ke universitas.

8. Jika aplikasi Anda memenuhi kriteria pemberi beasiswa, Anda akan dipanggil untuk tes tertulis dan wawancara.

9. Jika dipanggil wawancara, berlatihlah menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kira-kira akan ditanyakan, membaca dan mendengar segala sesuatu dalam bahasa Inggris. Tidur cukup dan relax. Jangan lupa bawa semua dokumen, kliping tulisan atau karya tulis atau paper ke ruang wawancara untuk diperlihatkan pada pewawancara.

10. Pada saat masuk ke dalam ruang wawancara, bersikaplah relax. Anggap pewawancara itu adalah teman Anda yang mau mendengar cerita Anda tapi jujur ya ceritanya. Jangan lupa ceritakan kelebihan Anda.

11. Mendapatkan beasiswa itu adalah kombinasi dari niat kuat + usaha di atas rata-rata untuk mencarinya + riset dan persiapan + honest + passionate + Doa dan Ikhlas.

12. Para pewawancara menyukai kandidat yang jujur, artikulatif, punya tekad besar dan kandidat yang mempunyai pengalaman dalam penelitian serta sudah mengetahui tentang beasiswa yang mereka apply, bidang study serta negara yang dituju. Mereka tidak menyukai kandidat yang sombong, malas-malasan dan lebay.

13. Para pewawancara mencari kandidat yang bertekad besar menggunakan beasiswa sebaik-baiknya, apakah kandidat tersebut mempunyai kemampuan untuk itu apa tidak, dan kandidat yang dapat memberi manfaat buat hubungan kedua negara dalam arti luas.

14. Gagal 1-2 kali jangan menyerah dan putus asa. Anggap sebagai latihan karena persaingan sangat ketat. Coba lagi dan lagi.

Setiap usaha pasti ada imbalannya. Terkadang gagal di salah satu beasiswa dapat memberikan peluang di beasiswa lain. Aku sendiri sudah mencoba 4 kali apply beasiswa dan baru pada apply keempat, Allah memberiku kesempatan mendapatkan beasiswa yang InsyaAllah menggantarkanku ke mimpi masa kecilku dulu. Walau negara tempat aku sekolah nanti bukan negara impianku. Namun setidaknya aku akan mengginjakkan kakiku di Eropa. Yakin kalian mampu, maka suatu hari nanti mimpi kalian akan terwujud. See you in Europe guys..

————————————————————————————————————————————————
6 Juni 2010.. mengenang setahun kemarin..

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Ahmad_Fuadi
http://mariskaajeng.wordpress.com/2010/06/01/tips-berburu-beasiswa-oleh-ahmad-fuadi/

5 thoughts on “Sedikit Berbagi Buat Kalian Para Laskar Pemimpi…

  1. salam kenal mba,
    lagi nyari-nyari pengalaman yang udah pernah kuliah di prancis, eh terdampar di blog yang keren ini.hhe
    tulisan2nya keren mba, adem^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s