Sekedar Saran..

Beberapa hari belakangan ini aku banyak sekali menerima email ataupun komen di blogku mengenai beasiswa BGF 2010. Ada yang minta motivation letterku, project professional, research project, contoh email ke professor ataupun ke penanggungjawab program master/doctoral, email professor, minta saran universitas mana yang cocok dan bagus di Perancis sampai email professorku.

Memang sih semua informasi itu sangat sulit sekali didapatkan di website universitas karena mereka kebanyakan menggunakan bahasa Perancis. Ehm yaiyalah kalau mau yang berbahasa Inggris ya kuliah saja di Inggris, Australia, Belanda, atau Amerika Serikat. Betul ga? Kalau hanya masalah bahasa, bisa gunakan google translate kan? Atau pakai translater lainnya. Jangan dikira gampang dapatin beasiswa itu, perlu juga kerja keras dan usaha. Ga mungkin semuai itu datang dengan sendirinya.

Kemarin sempat ketemu sama Asisten CampusFrance. Aku sempat ngobrol sana-sini sama beliau. Aku tanyain apakah emang CampusFrance tidak memberikan jawaban yang memuaskan sehingga beberapa orang mesti bertanya sama aku yang belum pernah ke Perancis dan belum pernah ngerasain kuliah di Perancis. Ternyata jawabannya adalah CampusFrance sudah memberikan jawaban yang diminta sama semua orang. So yang salah yang mana ya?

Sebagai seseorang yang pernah mengalami kebinggungan mengenai bagaimana cara apply BGF dan mencari professor serta universitas, bisa sih mengerti kebinggunggan yang kalian rasakan. Namun kalau kalian mempersiapkan diri sudah dari jauh-jauh hari kayanya ga akan kebinggungan deh. Dulu aja aku mempersipakan semua dokumen yang diperlukan dalam waktu 1 tahun lho (walau ada beberapa temanku yang mempersiapkannya hanya dalm waktu 1 bulan, semua tergantung keberuntangan menurutku). Kalau persiapan kita bagus, insyaAllah hasilnya juga bagus ko.

Dulu saat aku tahu ada beasiswa BGF (dikasih tahu teman sih), aku download tuh aplikasinya, kemudian baca syarat-syaratnya. Apa saja yang harus dipersiapkan. Saat itu yang harus aku persiapkan adalah research project dan kontak dengan professor di Perancis. Berhubung aku berada di lingkungan orang-orang yang sudah mendapatkan beasiswa, makanya aku dengan mudah mendapatkan contoh email untuk dikirim ke professor atau penanggungjawab. Berbekal dengan pengalaman kakak-kakakku, aku beranikan ngirim email ke semua professor dan penanggungjawab program master (dengan catatan email pertama masih dikoreksi sama kakak-kakakku). Itupun setelah berkali-kali aku cek setiap universitas yang memiliki jurusan teknik sipil. Selain itu, aku juga datangi pameran pendidikan, itu semua buat mendapatkan info universitas mana yang cocok dengan untukku. Berjam-jam aku browsing di internet untuk dapatin website universitas, laboratorium ataupun email professor. Bahkan sampai aku baca silabusnya dan research project di laboratorium tersebut.

Walau aku memiliki 2 orang kakak dan 1 teman dekat yang bisa aku tanyain, tapi aku ga pernah menanyakan pada mereka universitas mana yang cocok buatku atau minta mereka untuk nyariin professor buatku. Secara mereka saat itu berada di Australia ataupun di Korea. Padahal di Adealide ada universitas yang aku incer, tapi aku ga minta bantuan kakakku untuk mencarikannya. Malah kakakku sendiri ga tahu kalau aku punya professor di Adealide hehe. Bahkan sampai mereka mengoreksi motivation letterku lah mereka baru sadar kalau aku sudah berjalan jauh sekali. Itulah kenapa saat mereka baca motivation letterku yang masih amburadul, mereka mau memperbaikinya dan membuatnya menjadi sempurna.

Tak seorangpun yang aku tanyain kampus mana yang bagus, bisa carikan professor dll. Kalau untuk contoh motivation letter, research project dan project professional buat apply BGF, tentu saja aku minta contohnya sama seorang teman. Itupun setelah aku dah pasti keterima di universitas di perancis dan sudah punya professor pula. Jadi bukan tanpa modal aku tanya-tanya ma dia. Aku minta bantuannya mah sudah setenggah jalan.

Seperti yang sudah aku ceritakan dulu, aku mendapatkan email professorku pun dari penanggungjawab program master. Setelah berdiskusi selama 2 bulan lamanya. Jujur saja aku belum pernah ketemu sama professorku, jadi ga sembarangan aku memberitahukan email beliau. Kalaupun mau ya hubungi saja penanggungjawab program master yang akan aku ikuti, karena dari beliaulah aku bisa mendapatkan professor.

Jadi kalau mau sekolah, kenali dulu minat dan bakat anda. Anda mau sekolah apa dan melakukan riset apa. Jangan asal-asalan, kalau asal-asalan ya nanti ga bisa mengikuti perkembangan kuliah lho. Jangan dikira sekolah master di luar negeri itu gampang. Lebih susah dan harus mandiri. Kalau nyari universitas dan email professor saja masih mengandalkan orang lain, bagaimana nanti kalau Anda mau nyusun thesis? Jadi anggap saja ini sebagai latihan kemandirian Anda.

Good luck ya buat teman-teman yang mau apply BGF. Persiapkan mental Anda buat mengikuti kursus bahasa Perancis di CCF jika Anda bisa mendapatkan beasiswa ini. Satu pertanyaanku buat kalian yang mau apply BGF tahun ini, Siapkah Anda belajar bahasa Perancis??

10 thoughts on “Sekedar Saran..

  1. makasih masukannya mbak, bolehkah minta point2 yang ditulis mbak threeas di motivation letter dan professional project? mencari kisi-kisi / contekan supaya lolos.

    Kalau sudah dapat professor itu apakah jauh lebih dipertimbangkan atau cuma menambah sedikit point ya?

  2. dear mbak Trias,
    saya iseng2 lagi nyari soal BGF Scholarship.
    hanya satu hal yg mengganjal, apakah ada kasus (yg mbak tau) mereka yg telah diterima di universitas di perancis, tapi malah tidak lolos beasiswa BGF ini? karena sepertinya faktor diterima di universitas/mendapat surat rekomendasi profesor di perancis ini kan sgt menentukan. jadi saya penasaran saja apakah ada yg sdh dapat universitas tp malah justru gagal mndpt beasiswa ini?
    mohon dishare infonya kalau tau ya mbak…

    merci beaucoup…
    -dian-

    1. Hai Dian

      Untuk kasus yang sudah diterima di salah satu universitas di Perancis dan tidak mendapatkan beasiswa BGF, aku ga tahu pasti. Tapi dulu ada temanku yang sudah mendapatkan prof dan lolos tahap wawancara namun akhirnya tidak dapat beasiswa ini.

      Dan begitu juga dengan diriku, sudah mendapatkan prof dari Australia, tapi gagal juga dapat beasiswa ADS. Mungkin belum rejekinya kali ya. Yang pasti Allah tahu yang terbaik buatku, mungkin Australia bukan terbaik buatku. Jadi akhirnya nyangkut di perancis deh sekarang🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s