Mozaik Terindah..

Sebuah mozaik indah yang aku miliki ternyata sangat-sangat indah dan berbeda dengan mozaik-mozaik lainnya. Rapi, anggun, bersih dan tentu saja sinarnya sangat terang. Bersyukur Allah sudah mempertemukanku dengan mozaik itu. Mozaik yang aku temukan saat aku pertama kali merantau, saat pertama kali aku memulai kerja dan mozaik yang aku temukan di sebuah kota kecil di Bogor.

Mozaik itu kini berada di benua lain, berjuang meraih mimpinya yang sebentar lagi bisa diraihnya. Tak terasa sudah hampir 1,5 tahun aku berpisah dengannya. Hanya lewat YM, email dan facebooklah kami saling memberi kabar. Jarak dan waktu yang memisahkan kami tidak mampu memisahkan persahabatan ini. Rasa saling percaya itulah yang mampu merekatkan hati kami. berpuluh-puluh email sudah kami kirimkan untuk berbagi kabar suka dan duka.

Pertama mengenalnya saat aku bertemu di sebuah kantor kecil yang menjadi harapan kami bisa sekolah ke luar negeri dengan beasiswa. Sesosok sederhana dan pendiam itu, awalnya tidak menarik buatku. Namun dengan seringnya kami ngobrol dan berada di ruangannya yang sama membuatku menjadi mengenal dia. Apalagi setelah kami satu kost. Banyak sekali diskusi-diskusi ringan sampai yang berat-berat, dari mimpi-mimpi kami sampai persoalan negara dan kantor.

Setiap malam selalu kami sempatin diskusi mengenai apa yang kami inginkan dan apa yang kami rasakan. Namun tidak membuat kami ingin mengetahui semua rahasia yang kami miliki. Saling menghormati di saat salah satu tidak ingin bercerita. Memberi kebebasan pada masing-masing individu untuk berekspresi tanpa harus mengekangnya. Saling memberi dukungan saat salah satu diantara kami membutuhkan. Tidak terlalu mencampuri urusan pribadi masing-masing tanpa diminta.

Mozaik indah yang telah memberiku kebebasan dan tidak memaksaku untuk bercerita semua tentang kehidupanku. Mozaik yang mempercayai setiap ucapanku dan yakin dengan apa yang aku katakan. Mozaik yang tidak terpengaruh dengan omongan orang lain, kalaupun dia mendengar hal yang terburuk dari sifatku dan mengetahui aku ada masalah, dia tidak pernah mendesakku untuk bercerita. Mozaik itu hanya menunggu hingga aku sendiri yang cerita sama dia.

Teringat kembali saat aku mempunyai masalah dengan seseorang. Mozaik itu sudah tahu dari orang lain namun dia hanya mendengarkan saja berita itu tanpa meminta konfirmasi dengan ku. Bahkan yang dia lakukan hanyalah menghindari perbincangan tentangku. Walau tiap hari bertemu denganku, namun mozaik itu tidak pernah menanyakan masalah itu padaku. Hingga akhirnya aku cerita sama dia, dan dia memilih mempercayaiku daripada apa yang dia dengar dari orang lain. Mozaik terindah yang mengerti bahwa di saat aku tidak menginginkan dia terlibat dalam masalahku, dia mampu menerima itu. Mozaik sederhana yang bisa membuatku tenang setiap kali aku ada masalah. Mozaik yang sabar mendengar cerita-ceritaku dan mozaik yang sangat bijaksana memberikan nasehat-nasehatnya.

2 thoughts on “Mozaik Terindah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s