Oleh-oleh dari Pameran Pendidikan Nasional 2009

11 Agustus 2009, aku, uni Deni, Luna dan Sita pergi ke pameran pendidikan di Departemen Pendidikan Nasional di Jalan Sudirman Senayan Jakarta Pusat. Itu gedungnya dekat ma gelora senayan. Sebenarnya pengen datang ke pameran tersebut karena ada AMINEF (yang ngurusin beasiswa ke US), DAAD (German), NESO (Belanda), BRITISH COUNCIL (Inggris), Campus France (Perancis), Uni eropa (dengan Erasmus mundusnya). Ya lumayan untuk cari-cari info beasiswa S3 buatku dan uni Deni serta beasiswa master buat Sita ma Luna. Ya walau aku belum kuliah master tapi kan insyaAllah tahun depan aku dah jadi master student ni. Jadi dah saatnya aku mencari tahu beasiswa S3. Secara master ku hanya setahun ni, jadi sekarang ini aku dah harus mulai mencari jalan buat nyari beasiswa S3.

Kami mendapatkan beberapa brosur tentang beasiswa dari AMINEF, DAAD, Neso, British Council, dan campusfrance. Rata-rata yang aku ambil dan aku tanyain adalah beasiswa untuk program doctor alias S3.

Stand pertama yang kami datangi adalah standnya British Council. Disitu aku ambil brosurnya. Pas dilihat ternyata Chevening itu hanya untuk master saja. Wah trus yang S3 apa ya? Jadi bertanya-tanya ni. Tapi aku lupa nanya ma mbak-mbak penjaga standnya. Dari brosur yang aku ambil disitu ditulis bahwa British council akan menggelar pameran pendidikan di 2 tempat. Pertama di Jakarta pada tanggal 7-8 November 2009 jam 13.00 sampai 18.00 di Ballroom, Ritz Carlton Pacific Place SCBD area, Jl. Jendral Sudirman Jakarta. Yang kedua di Surabaya pada tanggal 10 November 2009 jam 14.00 sampai 20.00 di Sheraton Hotel, Jl. Embong Malang 52-31 Surabaya. Kemudian universitas yang berpartisipasi meliputi : Concord University, Leeds Metropolitan University, University of Manchester, University of Glasgow, Northumbria University, Brunel University, University of Sunderland, University of Hertfordshire, Middlesex University, Bournemouth University, Staffordshire University dan Aberystwyth University. Untuk informasi lebih lengkap bisa kunjungi www.educationuk.or.id. O iya ada doorprizenya lho yaitu dua tiket PP Jakarta-Inggris-Jakarta dari Malaysia Airlines. Ehm ada tasnya gaya hehehe

Sebelahnya stand British Council ada standnya DAAD. Yang jaga cewek si, trus aku tanyain tuh program Beasiswa buat S3. Aku diberi satu brosur tentang DAAD Scholarship for Doctoral Program and Post-docs Short-term Research in German for Academic and Scientists from Indonesian Universities and Research Institute. Wah ada kesempatan ni buat ke German hehehe. Secara aku kerja di Research Institute gt lho. Deadline aplikasinya si 15 October 2009 untuk tahun academic 2010-2011. Beasiswa DAAD untuk S3 diberikan buat staf dosen dari universitas negri maupun swasta, peneliti dari lembaga penelitian (ehm termasuk deh aku hehehe), pegawai swasta dengan pengalaman kerja 2 tahun. Lamanya beasiswa tergantung dari proyek pelamar. Untuk kasus program S3 yang dilakukan di German, beasiswa akan diberikan selama 3 tahun sedangkan untuk beasiswa “sandwich”, beasiswa akan diberikan  maksimum selama 2 tahun. Besarnya beasiswa DAAD adalah 1000 euro perbulan (kaya beasiswa Eiffel nih) plus biaya perjalanan dan asuransi kesehatan. Syarat-syarat beasiswa ini adalah lulusan S2 dengan GPA 3.00 (kalau lulusan luar negeri GPA nya berapa ya???), tahun kelulusan tidak boleh lebih dari 6 tahun dari tahun pendaftaran (InsyaAllah ga lah, paling juga beberapa bulan ko hehehe), sudah mendapatkan supervisor dan membuat project penelitian yang sudah disetujui oleh professor dari german (wah untuk mendapatkan ini, aku dah pengalaman, InsyaAllah dah tahu jalannya ko), surat konfirmasi dari professor di german yang akan membimbing kita dalam penelitian yang akan kita lakukan, skor TOEF IBT 79 or ITP 550 or IELTS 6 (wah sepertinya yang mudah adalah mencari score IELTS ni hehehe). Ingat ya TOEFL prediksi ga diterima lho. Satu lagi ni, beasiswa DAAD hanya memperbolehkan kita apply dua kali. Kalau gagal sekali, kita hanya mempunyai kesempatan sekali lagi untuk mengulang.

Stand ketiga yang kita kunjungi adalah stand nya CampusFrance. Berhubung mas Anto yang jaga standnya ga ada ya kita lewati saja standnya. Tapi ambil brosurnya doang ko hehehe. Berhubung aku sedikit banyak dah tahu tentang campusFrance jadinya ya ga perlu-perlu amat si nyari tahu. Tapi buat kalian semua bisa ko aku ceritain hehehe. Beasiswa ke Perancis itu setahuku ada 2, pertama BGF trus yang kedua adalah Eiffel Scholarship. Beasiswa BGF setiap tahunnya buka pada bulan November, ntar coba deh cari formulirnya di websitenya campusfrance. Beasiswa BGF diberikan untuk S2 dan S3, hanya saja beasiswa S3 tidak penuh seperti beasiswa untuk S2. Mereka hanya memberikan setengahnya saja, sisanya kita harus nyari dana pendukung lainnya. Ehm kenapa begitu? Aku sendiri juga gatahu ni hehehe. Tanyain aja ma Mas Anton kalau ketemu ya hehehe. Untuk tahun 2009 yang mendapatkan beasiswa BGF ada 12 orang yang akan kuliah S2 dan 3 orang yang akan kuliah S3. Dari 12 orang master ini ada 3 orang yang berangkat tahun ini juga, karena mereka sudah bisa bahasa Perancis dan sudah diterima di universitas di Perancis. Sebenarnya aku awalnya termasuk dalam kandidat yang akan berangkat tahun ini, berhubung bahasa perancisku yang masih A1 makanya posisiku digantikan ma kandidat lain yang sudah siap. Sebelum berangkat ke Perancis, semua kandidat di kursusin di CCF selama setahun, tapi Kedutaan perancis hanya menanggung biaya kursus. Biaya hidup tanggung sendiri ya hehehe. Deadlinenya sekitar 15 April. Jangan lupa untuk mempersiapkan motivation letter, research project and project professional. Semuanya dalam bahasa Inggris dan hanya satu halaman kecuali yang research project maximum 3 lembar. Tips untuk mendapatkan beasiswa ini adalah contact dengan professor di Perancis,kemudian ajak discuss mengenai research project yang akan kita lakukan di sana. Kalau perlu daftar ke universitasnya sekalian, karena itu memperlihatkan bahwa kita memang benar2 niat mau kuliah disana. Lebih bagus lagi kalau kita bisa bahasa Perancis hehehe. Kunci untuk mendapatkan beasiswa BGF adalah lolos tahap wawancara kemudian yakinkan interviewer bahwa penelitian kita sangat dibutuhkan di Indonesia. Ya pinter-pinter ngegombal lah hehehe. Intinya tekan kan pada riset kita dan buat alasan bahwa suatu hari nanti kita bakalan bisa berkolaborasi penelitian dengan peneliti Perancis. Kalau beasiswa Eiffel aku gatahu ni gimana bisa dapatnya. Soalnya belum berpengalaman hehehe..

Stand ke empat adalah UNI Eropa. Busyet deh yang jaga cakep oi. Bikin kita malu bertanya ni. Jadi Cuma lewat sambil memandang cowok itu. Ih keren banget deh orangnya hehehe..

Stand kelima adalah stand nya NESO. Disitu aku nanyain tentang beasiswa S3. Mbak-mbak yang jaga bilang bahwa beasiswa S3 hanya NFP itupun terbatas di beberapa universitas saja. Trus aku tanyain TU Delf termasuk ga. Mbak nya bilang iya termasuk, dia terus nanya emang jurusannya apa. Civil engineering mbak. O iya untuk teknik Delf memang bagus nomor satu katanya. Jadi tertantang ni buat apply ke Delf. Hopefully, I can study in there. Oiya kata mbak2 yang jaga stand sekitar bulan November akan ada pameran pendidikan Belanda makanya itu aku diminta untuk meninggalkan emailku agar bisa dihubungi. Semoga saja bisa datang and coba nyari informasi sebanyak-banyaknya tentang TU Delf and NFP. Lagian ada teman ni yang bisa mendapatkan beasiswa NFP walau bukan buat Ph.D si. Dia dapat NFP buat masternya.

Itu aja ya info tentang pameran pendidikan di Departemen Pendidikan Nasional. Hanya itu yang bisa aku ingat ni hehehe. Semoga bermanfaat buat yang lagi nyari beasiswa. Good luck ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s