Setengah perjalanan lagi..

Three, jangan lengah ya, masih separo jalan. Ayoooo kamu bisaaaaaaa……..Bayangkan kesuksesan dan gemakan itu dalam imajinasimu.

Itulah sebagian email yang ditulis Mamanya Tara buatku. Seseorang yang aku kenal hanya lewat blog ini tanpa aku pernah ketemu ma beliau. Tapi sudah membuatku mengerti akan arti kehidupan ini. Makasi ya bu atas supportnya.

Iya benar masih ada setengah jalan lagi yang harus aku tempuh untuk bisa ke Grenoble, France bertemu dengan ketiga Professorku. Semoga itu adalah jalan terbaik yang Allah berikan buatku. Dua hari yang lalu aku ke Bandung untuk ikut Kolokium di PUSKIM. Di sana aku ketemu ma Rudi, yang tahun kemaren kepanggil wawancara BGF. Aku tanya aja proses pemanggilannya. Katanya si kita akan dikirimin email pemberitahuan dan jadwal wawancaranya. Terus kita di telphon untuk konfirmasi jadwalnya. Habis itu dikirimin pula jadwal resminya. Dan semuanya dilakukan menggunakan email. Jadi intinya si pengumumannya beasiswa BGF itu akan diumumkan lewat email ke semua orang yang mengirim aplikasi. Tahun kemaren aku juga dapat email dari Ms Andina, Cuma emailnya berisi pemberitahuan kalau aplikasiku tidak dapat mereka kabulkan alias gagal hehehe..Tapi kali ini aku berharap bisa dapat email dari Ms Andina yang berisi kabar bagus hehe..

Untuk tahun ini kapan ya pengumuman BGF nya? Ehm rasanya ga sabar ni, ya kalau gagal kan aku bisa lebih konsen buat apply ADS or DAAD tahun ini. Dah konsen si, namun masih terbagi ni dengan beasiswa BGF. Jujur saja berharap bisa dapat beasiswanya, karena aku dah punya professor bahkan aku dah keterima di kampusnya pula. Walau masih harus nunggu letter of acceptance dari UJF yang masih dalam perjalanan ke Indonesia (katanya si official mail akan dikirim, tapi gatahu ngirimnya kapan). Tapi kalau Allah berkehendak lain, ya apa boleh buat. Aku harus sabar dan iklhas menjalani ini semua. Paling juga bilang ma Prof Cino, kalau aplikasiku gagal gitu aja si. Semoga beliau dapat mengerti.

O iya kemaren Rudi juga cerita dia kenal 5 orang lulusan teknik sipil ITB yang dipanggil wawancara BGF tahun kemaren. Dari kelima orang itu, hanya ada 1 orang yang mempunyai professor. Itupun dia dapat karena dikenalkan ma seniornya yang kebetulan lulusan Perancis. Wah berarti ada peluang dong buat aku kepanggil wawancara tahun ini (ngarep banget nih hehehe). Yaiyalah, orang yang belum dapat professor aja bisa kepanggil ko apalagi aku yang dah punya professor. Mereka kan ga perlu repot-repot lagi nyariin kampus, orang aku dah keterima di UJF pula. Lumayan ni, progress ku naik pesat oi. Tahun kemaren kan gagal di tahap seleksi administrasi, tahun ini meningkat sampai keterima di universitasnya hehe.. pantesan aja, kakakku mengijinkan aku memakai uangnya buat kursus ini kursus itu, orang tinggal nunggu waktu aja aku bakalan kuliah lagi. Tapi mesti harus waspada dan berdoa, ingat masih ada kekuatan Allah yang bekerja. Ga boleh sombong dong, apapun kan bisa aja terjadi.

Sama seperti halnya kasusnya Teh Dini. Dulu kan teh Dini dah punya professor juga di Jepang, tapi berhubung belum rejekinya kali ya akhirnya gagal juga dapat Monsbushonya. Tapi sekarang teh Dini malah dah berangkat ke Aussie. Ga dapat monbusho, malah dapat ADS. Woi keren tetehku itu. Jadi kangen ni ma tetehku yang imut. Teteh, semoga trias bisa ketemu teteh sebelum trias ke France buat ngucapin makasi atas bantuan teteh selama ini. Coba aja dulu trias tanya teteh soal Riza, mungkin tahun kemaren persiapan trias lebih bagus lagi. Tapi ga pa pa ko, mungkin tahun kemaren adalah tahun dimana trias belajar mengetahui tahapan beasiswa.

Alhamdulilah, sampai saat ini trias selalu menemukan orang-orang yang selalu mendukung trias buat meraih impian trias. Ada teh Dini, mbak Fitri, Yani, Luna, Uni Deni, Sita, Dina, mas Joko, mas Udin, mas Adrian, Riza, Pak Leman, Pak Subiyakto, mamanya Tara, bu Ika dan teman-teman lainnya. Tanpa kalian semua mungkin trias ga bisa sampai sejauh ini berjalan. Setiap ada keraguan dan keputusasan, Allah selalu mengirimkan malaikat-malaikat-Nya ke hadapanku lewat nasehat dan petuah kalian semua. Semoga Allah membalas kebaikan kalian semua ya.

4 thoughts on “Setengah perjalanan lagi..

  1. Tu orang lain aja percaya lo bakalan bisa ke France. Semangat dong dik, jangan nyerah.. I know you have some problems, but I believe you can handle them. See you in Grenoble, my dear siste.

    1. Ga nyerah si mas, hanya realistis aja ko. Ehm sepertinya aku mau ke Delft aja mas, kalau ga bisa ke France. Habisnya lebih seru di Delft hehehe..

  2. Tetap semangat ya mba ku!😉

    InsyaAllah kalau niat sudah bulat, usaha maksimal, dan percaya kekuatan doa, apapun bisa terwujud, bahkan mungkin yang sepertinya impossible.
    Nothing impossible in this world.

    Hwaiting! (=keep fighting in korean language, hehe)

    1. Iya Yan, tetap semangat ko.. Semangat nyari yang lain🙂 Saat ini lagi berusaha untuk belajar ikhlas saja. Mungkin emang belum saatnya kali ya.. InsyaAllah pasti ada jalannya nanti..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s