Finally, my application status is “Admis”

Setelah berhari-hari berdebar-debar menunggu kepastian dari calon kampusku di Perancis, akhirnya kemaren malam hasilnyanya diumumkan. Dan hasilnya adalah aplikasiku diterima oleh Universite Joseph Fourier Grenoble I. Alhamdulilah akhirnya penantian ini berhasil, walau masih ada setengah jalan lagi yang harus aku lewati untuk bisa ke Perancis melanjutkan masterku.

Aku gatahu malam itu kenapa aku pengen banget buka websitenya UJF untuk lihat pengumuman, padahal sore harinya saat mau pulang aku dah mengecheck dan hasilnya masih seperti kemaren. Akhirnya aku putuskan untuk buka lewat HP, rada lambat banget si. Namun mau gimana lagi, ga ada cara lain. Dengan sabar aku ketik alamat website UJF, tetap aja hati ini berdebar-debar untuk melihat hasilnya. Berharap malam ini ada perubahan status aplikasiku. Sampai pada bagian untuk mengetik no file ku dan passwordnya. Ga sabar banget untuk melihatnya dan disitu ada perubahan status aplikasiku. Tertulis dengan jelas “ADMIS” dalam kolom Decision of the jury. Binggung apa artinya ya. Mencoba mencari dalam kamus Perancis Indonesia yang aku miliki, tapi ga ada yang pas. Hanya ada kata yang hampir mirip, dengan segera aku sms Dina untuk menanyakan apa artinya. Apakah admis itu artinya diterima? Dan jawaban dari Dina adalah iya, itu artinya lulus. Alhamdulilah, seneng banget dengernya. Itulah kata-kata yang selama ini aku ingin lihat. Langsung aku ketik sms buat mas Joko (yang dari kemaren dah nanyain gimana progressnya) untuk ngabarin kalau aku keterima sebagai mahasiswa master di  UJF dan tinggal nunggu beasiswanya. Mas joko juga nanyain kans dapat beasiswa, pihak mana yang akan memberi beasiswa dan apakah aku sudah apply beasiswanya. Aku jawab aja dari kedutaan perancis, kansnya untuk dapat lebih besar karena aku dah dapat acceptance letter dari UJF, selain itu aku juga udah apply beasiswanya. Sekarang lagi nunggu hasilnya dari komite seleksi BGF. Orang kedua yang aku kasih tahu adalah Dina, karena dia yang menterjemahkan maksud kata itu, setelah itu my best friend in Melb (mbak Fitri) dan Uni Deni. Gatahu kenapa aku pengen ngabarin berita itu ama mbak Fitri, padahal aku tahu pasti sudah tengah malam di Melb. Semoga saja aku ga ganggu waktu belajarnya atau malah membangunkan dia ya.. Maaf ya mbak, I just want to say it. I am proud too that I have a friend like you. Kalau uni Deni, karena aku pengen ngasih tahu aja. Berbagi kebahagian ma dia. Semoga aja kabar gembira ini bisa membuat Uni Deni sedikit terhibur. Dan terakhir yang aku kasih tahu adalah Pak Leman, beliau sudah seperti orang tuaku di sini. Beliau banyak sekali membantuku. Makasi ya pak atas nasehatnya selama ini. Semoga kebaikan bapak dibalas sama Allah. Maaf kalau selama ini trias dah sering menyusahkan bapak.

Thanks ya buat semua yang udah membantu trias sampai trias dapat keterima di UJF. Thanks to Allah, my beloved parents (yang selalu mendoakan aku), my beloved brothers (mas Joko dan mas Udin, atas bantuan kalian selama ini. Buat mas Udin, ntar ketemuan di Eiffel ya. Semoga aku cepat nyusul kamu mas), my senior researchers in Biomat (Pak Leman dan Pak Subiakto. Pak Subiakto : makasi rekomendasi nya), my professors in France (Prof.Cino, Prof Christian and Prof Frederic. Makasi bantuannya), all my best friends in Indonesia, Aussie, German and France (Arso dan Tanti yang sudah meligalisir izasahku, maaf ngerepotin. Luna, Uni Deni, Uni Titik, Om Didi, Sita, Ismadi, Dina, kang Ei, Om Syam, Bu Ika,Tika, mas Dany dan Rudi; makasi atas dukungan dan persahabatan ini; buat Rudi makasi ya udah ngasih contoh email buat ke UJF. Mbak Fitri dan teh Dini, makasi dah mengoreksi motivation letter dan project professionalku disela-sela kesibukan kalian kuliah di Aussie; serta cerita2 serunya selama kalian tinggal di Aussie; special buat teh Dini: makasi dah mengenalkan trias ma Riza. Mas Adrian; atas dukungan, nasehat, dan bantuannya. Riza; makasi atas diskusi dan bantuannya selama ini; maaf sering gangguin dan ngerepotin kamu; ketemu di France ya; InsyaAllah kalau kamu belum pulang ke Indonesia, aku mau nemuin kamu di France). And the last, for you all yang udah mampir ke blogku dan memberiku semangat. Walau aku belum pernah ketemu kalian, namun komen-komen kalian sudah memberiku semangat dan keyakinan bahwa impian itu harus dikejar dan diraih.

Satu tahapan dah terlewati tinggal tahapan-tahapan berikutnya. Semoga ini jalan terbaik yang Allah berikan buatku. Sekarang saatnya menunggu hasil seleksi BGF. Jika ketetapan Allah sudah ditetapkan, maka tetaplah sudah. Tak ada yang bisa merubah dan tak kan bisa berubah. Semoga semua ini yang terbaik, terbaik untukku…

7 thoughts on “Finally, my application status is “Admis”

  1. Sedih karena namaku ngga di sebut…😥

    Anyway, selamat ya mba…mudah2an Alloh SWT melancarkan separuh jalan lagi menuju impianmu. Amiin.

    Gudlak sist, happy for U🙂

    1. Thanks ya mas.. See you too in Grenoble.. Mas Udin requested me to be a guide him in his tour d France in 2010..Do you want to joint with us? hehehe

      1. Not yet sis.. I want to meet you as soon as possible after you came to Grenoble.. When will you come to France sis?

  2. @ Mas Adrian
    Kapan ya? Blom tahu mas.. InsyaAllah ntar trias kabari lagi ya.. Btw, gmn kalau datangnya pas ultahku aja mas, sekalian bawa coklat German hehehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s