For my beloved “Uni”

“Temans makasi ya.. selama ini udah jadi sahabat2 terbaikku, udah jadi pendengar setiaku dan penghibur yg selalu membuatku tersenyum..moga persahabatan ini akan selamanya begini..destiny choice yg aku jalani sore ini mungkin sudah menjadi pilihan Allah.’dipaksa (dg ancaman) mengalah, tapi bukan berarti aku kalah’.smg ada hikmah di balik semua ini buat kita semua. Doakan smg aku bisa ttp ikhlas, sabar& tegar melewati semua ini&bisa belajar mengoreksi diriku sendiri. Aku janji, semua ini g akan pernah mematikan langkahku..g akan pernah memupuskan semangatku..krn aku percaya suatu hari nnt keadilan akan berpihak pada yg benar&’indah itu di saat yg tepat’. Makasi ya..smg Allah membalas kebaikan kalian semua.Amin..aza aza fighting!!” 05/05/2009 19:32:02

Kaget banget malam itu, saat nerima sms dari uniku. Rasanya deg, ada apa ya dengan uniku. Trus ada kaitannya kah dengan kejadian yang kemaren? Itulah yang terbesit dihatiku saat ini. Namun aku tahu aku gabisa mencari jawaban itu malam ini. Karena aku hanya ingin uniku malam ini tenang. Dan akhirnya aku ketiklah balasan sms buat uni..

“Apapun keadaan uni nantinya.Trias akan ttp jd adiknya uni selamanya ko hehehe..Uni semangat ya.Ayo uni sekolah aja.ADS akan dibuka mulai tgl 15 Juni. Ntar trias bantuin cr prof nya. Uni sabar ya, pasti ada blasan yg indah didpn sana.”

Cuma itu yang bisa aku lakukan untuk menghibur uniku. Uni yang baik hati, dewasa, pintar dan sabar. Uni yang selalu mensupport aku, menasehatiku dan memberiku penjelasan semua pertanyaan yang aku ga ngerti. Ingin banget rasanya saat itu datang ke kostan Uni. Tapi dah malam dan kost uni jauh, diJakarta. Hanya doa yang bisa aku panjatkan buat uni agar uni diberi ketabahan atas cobaan ini.

Malam itu uni ga bisa tidur, jelas lah dengan semua kejadian yang dialami seharian itu. Keesok harinya aku denger uni ga masuk kantor. Aduh uni, jangan sampai sakit ya. Trias percaya uni ko, uni ga salah hanya uni sekarang ada diposisi yang gampang untuk diinjak (aduh bahasa gt lho hehehe).

Uni, trias dah denger cerita dihari itu. Tapi trias yakin uni bisa melewatinya. Ingat ya un, kalau mau “dugem”lagi kita siap ko diajak hehhee..Trias masih pegang janji trias untuk bantuin uni nyari short course or Ph.D buat uni. Dimanapun nanti trias kuliah, InsyaAllah trias akan coba cariin. Uni punya potensi yang besar untuk dikembangkan. Trias banyak belajar dari uni. Biarlah un, orang itu bisa menang sekarang. Kejadian ini bisa terjadi pasti karena ijin Allah. Dan Allah tahu uni bisa melewatinya. Kita juga dah tahu kan sifat orang itu sekarang, apalagi ditambah dengan tulisan diblog itu. Biarlah orang itu bersenang-senang diatas rasa sakit hati uni, tapi InsyaAllah uni akan mendapatkan sesuatu yang indah didepan sana.

Akankah selamanya kondisi ini? Akankah bos selalu benar disetiap perkataan? Dibenarkankah seorang bos mengancam bawahannya? Kenapa orang yang notabene sudah dewasa dan berpendidikan masih mengedepankan ancaman? Kenapa masih suka nyari dukungan orang si? Ga bisa ya berdiri sendiri? Childish amat..

7 thoughts on “For my beloved “Uni”

  1. Ga perlu nunggu lo kuliah buat bantu teman lo. Lo bisa lakukan sekarang seperti yg lo lakukan saat ini. What happen with you my sister? I hope you still focus on your dream. Please, give me a good/bad news after UJF’s result is published.

  2. @ Bu Ika
    Iya bu, tadi dah baca postingan ibu. Gatahu ni kenapa malah jadi seperti ini ya kantor kita. Binggung, gatahu harus gimana. Pengennya si ngabur secepat mungkin, tapi kasihan teman2 lab konstruksi (mana ga ada induk semangnya lagi). Kaki kiri masih berpijak di kantor ini khususnya lab konstruksi, tapi kaki kanan dah berpijak di Grenoble. Btw ganti ya ni bu blognya, sayang aku ga bisa kasih komen ni. Soalnya aku ga gabung ma multiply si hehehee..

    @ mas Adrian
    Iya mas, InsyaAllah dah mulai bantuin yang lain. Ga ada apa-apa mas. Cuma pengen nulis aja.. Ok I will send an email about the result.

  3. what happen yah in our office? toeng toeng… agak2 nyambung dikit sih… coz antena “detektif”ku nyala🙂

    eh mba, ika pindah blog ya? why?

  4. @Yani

    Agak nyambung apa emang dah nyambung hehehe.. Bu Ika ga pindah blog, dia punya 2 blog. Ayo pada sering nulis di blog biar kita bisa sering kasih kabar, walau terpisah jarak dan waktu..

  5. hihi… ketauan deh…😳

    tapi ya hanya sekelumit cerita yg selanjutnya tetep harus pake antena ‘detektif’🙂

    salam sayang buat Uni ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s