Be the master of my destiny

Sambil nunggu pengumuman BGF, iseng-iseng aku mencoba menghubungi supervisor ku yang di Curtin. Lumayan lah buat persiapan ADS tahun ini. Target si dalam sebulan ini dah bisa bikin research plan yang harus disertakan dalam aplikasi ADS. Ya maklum lah aku ingin ambil master by research, jadi harus mempersiapkan research plan ku. Berhubung dah ada sedikit pengalaman dengan membuat research plan, jadi ya aku ngak menggalami kesulitan yang sangat berarti. Tinggal nyari literature dan sedikit memberikan pembaharuan maka akan jadilah research planku.

Sebenarnya dah dari bulan kemaren aku menghubungi calon supervisor ku, tapi email keduaku ga dibalas ma beliau. Gatahu apa karena di emailku ga ada pertanyaan or emailku ga kebaca. Akhirnya kemaren aku kirim email lagi sambil menanyakan topik penelitianku kelak. Alhamdulilah emailku dibalas juga, kira-kira ada 2 email yang aku terima pada hari itu. Ternyata beliau lagi online, jadi emailku langsung dibalas. Di situlah aku tawarkan ide untuk research plan ku kelak. Dan beliau sangat menyetujuinya. Sekarang tinggal bikin research plan seperti ketentuan dari ADS. Satu tahapan dah terlewati, sekarang tinggal kemauanku saja mau apa ga mengerjakan itu. Jika saja di bulan Mei research plan ku dah berhasil dibuat, maka awal Juni aku tinggal mempersiapkan score IELTS or TOEFL, sekalian ngisi form aplikasi ADS. Ya form aplikasi ADS harus diperbaiki ni, kemaren kan gagal. Jadi tahun ini harus lebih bagus lagi dari yang kemaren. Yaiyalah kan mau berhasil hehehe..

Jika kita dah tahu apa mimpi dan keinginan kita, maka semua jalan yang akan kita lewati adalah sebuah perjalanan kehidupan yang memberikan kita pelajaran yang sangat berharga dan tidak pernah kita dapatkan di bangku kuliah. Selama ini aku berjuang meraih mimpiku bukan hanya sekedar omong doang tanpa usaha, tapi aku berjuang dari nol sampai bisa seperti ini melewati banyak sekali rintangan dan halangan. Namun aku percaya, bahwa mimpi itu dibuat tidak untuk dihapus. Mimpi itu dibuat untuk diwujudkan. Walau rintangan banyak sekali, kita percaya bahwa kita bisa melewati rintangan tersebut.

Awal aku memberanikan diri untuk mengirim email ke profrssor di luar negeri adalah karena saran dari mas Udin. Dia lah yang pertama memberikan contoh email ke professor. Awalnya juga aku ga percaya kalau emailku akan dibalas, namun karena cuek aku kirim aja email-emailku ke beberapa professor. Waktu itu aku sedang melakukan persiapan untuk apply ADS 2008, akhirnya emailku dibalas juga lho. Dari situlah aku yakin kalau aku bisa wujudin mimpiku untuk kuliah di luar negeri. Ada tiga professor yang tertarik denganku, yaitu Prof Arie dan Dr. Vanissorn dari Curtin University of Technology, satu lagi Prof Griffin dari Adeliade University. Namun yang masih contact sampai sekarang si Dr.Vanissorn. Dr.Vanissorn inilah yang akan menjadi supervisor master ku nanti di Curtin.

Sedikit percaya diri bahwa emailku bakalan dibalas, aku beranikan diri untuk ngirim email ke universitas di eropa. Waktu itu sambil nunggu pengumuman ADS 2008, aku mempersiapkan aplikasi untuk apply beasiswa STUNED, NFP dan BGF tahun depan. Tahu sendiri kan untuk apply beasiswa ke eropa minimal kita dah dapat LOA dari salah satu universitas di eropa. Dah tahu si targetnya, ke Delft University untuk apply beasiswa STUNED or NFP. Dasar belum rejeki, sebelum apply dah ditolak dulu nih hehehe.. Gara-gara masalah sepele si, masalah TOEFL.. Bukan score nya, namun jenis TOEFL nya. Aku udah mati-matian mempersiapkan TOEFL ITP paper based, tapi Delft mintanya TOEFL IBT or IELTS. Jadi ya aku harus merelakan impianku untuk kuliah ke Delft. Akhirnya aku ambil keputusan untuk apply BGF tahun ini.

Persiapannya dah mulai dari bulan November, mulai nyari-nyari kampus dan professor disana. Sayangnya, aku mengalami kesulitan dalam hal bahasa. Banyak website yang memberikan informasi dalam bahasa perancis. Dengan modal contoh email dari Rudi, akhirnya aku kontak ke beberapa uni dan menanyakan ada ga master civil engineering. Akhirnya perjuangan ini ada hasilnya juga, aku dihubungi Prof Cino. Dari beliaulah aku diberi tahu website program master. Semua info yang aku perlukan bisa aku dapatkan dari website tersebut. Dan juga aku diberi tahu email Prof Dufour yang akan menjadi supervissorku di UJF.

Dari blog inilah aku mendapatkan beberapa teman yang juga lagi nyari beasiswa. Wow seneng deh bertemu dengan mereka. Teman seperjuangan gitu lho.. Kadang aku juga heran, mereka pikir aku dah tahu semuanya. Jadi mereka banyak yang nanya ke aku. Dari gimana bikin email buat ke uni or prof, sampai nanyain tentang peluang dapat apa ga nya beasiswa yang mereka ikuti. Sebenarnya aku ga ahli-ahli banget si. Tapi karena disekelilingku ada orang-orang hebat yang selalu menginspirasiku makanya aku bisa seperti ini. Selain itu karena aku ingin menjadi orang yang tahu tujuan hidupnya akan digunakan buat apa. ”be the master of your destiny” gt lho (kaya lagunya Anggun hehehe).

Ya daripada ngomongin orang atau mengkritik orang kan kita mending mencari kesibukan untuk meningkatkan kemampuan kita. Bagaimana kita bisa maju, jika kita sendiri tidak mau memajukan diri kita. Setiap orang pasti punya kekurangan kan, jadi ya kita terima saja kekurangan itu. Ga ada manusia yang sempurna di dunia ini.

Kemaren sempat GR juga, waktu baca email dari mamanya Tara. Masa si aku dibilang green angel. Hanya karena ceritaku dah menginspirasi beliau. Seneng si ada yang bilang kalau blog ini sudah menginspirasi orang. Dulu awalnya, hanya berpikir untuk melatih kemampuanku menulis dan bujukan mas Adrian untuk bikin blog. Sekarang aku tahu manfaatnya blog ini. Di saat awal berdirinya blog ini, aku pernah mengalami kejadian yang sangat ga mengenakkan buatku. Sempat ingin nutup blog ini, tapi aku ga mau ngalah hanya karena ada orang yang ga suka dengan gaya tulisanku. Aku ingin buktiin aja bahwa blog ini adalah duniaku yang ga bisa di stir ma orang lain. Dengan kejadian itulah aku tahu sifat dan karakter seseorang. Seperti yang pernah mbak Fitri bilang, mungkin akulah orang terakhir yang masih berdiri tegak saat dihantam badai. Ga segitunya kali mbak. Hanya saja aku bukan tipe orang yang nyerah begitu saja dengan keadaan, aku ingin mengubah keadaan yang ga enak menjadi enak. Ga sekedar marah dan mengerutu saja serta menyalahkan orang lain. Tapi aku ingin merubah keadaanku sendiri menjadi lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s