Finally, Everything has finished

Alhamdulilah, akhir bulan ini semua dokumen udah lengkap. Dari motivation letter, project professional, research plan dan kopian email-email dengan professor di Perancis sudah ada. Tinggal nunggu ijazah dan transkrip yang lagi diurus ma temanku di Jogja and tentu saja skor TOEFL yang perlu ditingkatkan. Jadi sekarang tinggal fokus ke bahasa Inggris nih, moga aja sebulan ini bahasa Inggrisku ada peningkatan.

Ga pernah kebayang deh, aku sampai tahapan ini. Rasanya seperti mimpi saja. Tinggal selangkah lagi impian itu akan terwujud, dan hanya Allah lah yang akan memutuskan apakah aku layak untuk bisa dapat impian itu. Semua syarat dari pihak Kedutaan Perancis sudah aku penuhi, dan itu semua bisa aku dapatkan karena pertolongan Prof Cino dan juga Prof Dufour. Mereka baik banget, membantu semua dokumen yang diperlukan buat apply beasiswa BGF dan berharap aku bisa gabung dengan mereka pada bulan September. Belum pernah aku menemukan Prof yang baik dan perhatian banget pada calon mahasiswanya yang belum pernah mereka temui. Padahal selama ini kami hanya berkomunikasi lewat e-mail aja. Namun mereka sudah percaya denganku bahwa aku bisa bergabung dengan riset mereka.

Ini adalah tahun kedua aku apply beasiswa BGF, tahun kemaren aku nyoba apply dengan modal nekad. Prinsipnya si asal nyoba aja. Kalau ga salah si sekitar bulan Februari aku tahu ada beasiswa BGF dari salah satu milis beasiswa. Dulunya si aku ga pernah denger, iseng aja untuk nyobain soalnya ga ada batas minimal score TOEFL si hehhee.. Berawal dari iseng itulah aku mempersiapkan semua dari motivation letter, project professional dan research plan. Karena ga ada pengalaman, aku coba cari tahu gimana si nulis motivation letter, project professional dan research plan itu. Biasalah pakai GOOGLE nyarinya, akhirnya nemu beberapa contoh trus nyoba untuk aku tulis. Setelah aku tulis trus aku kirim ke mas Joko buat ngoreksi tulisanku. Ya akhirnya dikoreksilah tulisanku itu. Ada beberapa perubahan yang dilakukan mas Joko termasuk grammernya. Bingung juga mau nentuin research plan ku, akhirnya aku pakai topic research yang aku lakukan sekarang. Usahanya pun ga maksimal, biasa aja malah bisa terbilang nyantai banget. Mau dapat apa ga ya terserah si. Tapi tetep aja mengharap dapat, habisnya kondisi kantor dah ga mengenakan si. Akhirnya aku kirimlah aplikasi beasiswa itu, sambil berdoa minta yang terbaik dari Allah. Sekitar bulan Juni 2008, aku terima kabar kalau aku ga lolos wawancara. Sedih banget waktu itu, ini adalah kegagalan pertamaku pada tahun 2008. Dan aku tahu beginilah perasaan orang yang gagal dapat beasiswa. Sedih, putus asa dan ada rasa ga mau terima. Tapi ternyata Allah memberiku suasana yang sangat bagus, disaat aku gagal dapatin beasiswa, Allah menempatkan aku untuk ikut diklat Peneliti. Disanalah aku sedikit terhibur, mungkin karena banyak teman dan kegiatan sehingga perasaanku sedikit bisa terobati. Walau pada saat aku baca email mengenai pemberitahuan kalau aku gagal, aku langsung tertunduk lesu dan sempat menangis. Tapi aku ga mau semua org tahu. Makanya aku cuma bisa diem dan sms temanku untuk memberitahunya kalau aku gagal. Disaat seperti itulah temanku memberikan support kalau suatu hari nanti aku pasti bisa ko mendapatkannya, dan jangan menyerah untuk dapatin apa yang aku mau. Akhirnya aku bertekad bahwa tahun depan harus lebih baik lagi persiapannya.

Dan karena kegagalan itulah membuatku bersemangat untuk mencoba beasiswa BGF tahun ini. Dari bulan Oktober aku udah mencoba mengirim email ke berbagai professor dan kampus. Ada beberapa yang membalas, ada yang ga da kabar beritanya dan ada yang menolak. Ya namanya juga perjuangan ga ada yang mudah kali hehehe.. Finally, akhirnya aku mendapatkan kampus yang sangat membantu. Kampus itu adalah Universite Joseph Fourier Grenoble. Aku kontak ke international programnya untuk menanyakan ada ga master bidang civil engineering. Dari pihak kampus ternyata di forward ke penanggung jawab master program Geomechanic, Civil Engineering and Risk. Dari situlah Prof Cino tahu emailku, dan membalas emailku. Dia meminta CV ku dan menanyakan apa yang ingin aku cari. Aku gatahu kapan tepatnya aku buka email dari Prof Cino. Awalnya heran aja ko ada nama aneh ya di emailku, trus subject itu ko resmi banget. Nah saat aku buka, wow ada tawaran dari UJF. Tanpa aku tunda aku kirimlah CV nya dan bilang saja apa yang aku cari . Akhirnya kami email-emailan, sempat juga diwawancarai. Bahkan sampai aku dicariin Professor segala. Wow, keren habis deh. Dari situlah aku percaya diri untuk apply beasiswa BGF tahun ini. Ga kebayang deh aku bisa berusaha lebih dari tahun kemaren. Yang lebih mengesankan adalah tentang research planku dong. Setelah hampir kurang lebih 1 bulan aku berdiskusi dengan Prof Dufour, sambil nyari-nyari paper yang ada kaitannya dengan topic research ku. Aku beranikan diri untuk membuat research plan sendiri, kemudian minta Prof Dufour memeriksanya sebelum aku kirim ke committe selection BGF. Ternyata setelah aku kirim ke Prof Dufour, beliau tidak hanya memeriksa tetapi membantu membuatnya menjadi lebih bagus lagi. Trus menambah metode yang akan digunakan plus menghilangkan beberapa metode yang ga perlu. Dan diemailnya beliau pesan agar aku menghubungi beliau kalau ada hal lain yang diperlukan. Waktu aku ceritain ma temanku, dia marah-marah. Habisnya pada saat awal contact dengan kampus aku ga diminta research plan, trus research plannya sekarang dibantuin bikinnya pula. Betapa beruntungnya aku ini ya hehe.. Saat dia tahu kampus dan Laboratorium dimana aku akan gabung, dia pengen juga masuk sana. Yasudah aku kasih tahu aja websitenya, gatahu juga tuh anak jadi menghubungi Prof Cino ga.

Kalau dipikir-pikir ya, dibandingkan dengan pengalaman temanku. Rasanya aku beruntung sekali mendapatkan kampus dan Professor yang baik. Makanya ni aku ga boleh menyia-nyiakan kepercayaan mereka. So sekarang saatnya aku untuk berusaha lebih keras lagi untuk bisa mendapatkan beasiswa ini dan kemudian tahun depan bisa bertemu dengan Prof Cino dan Prof Dufour untuk melakukan riset. Grenoble, waiting for me next year.. I will be there to continue my study..

2 thoughts on “Finally, Everything has finished

  1. Wah,,saya juga kepingin nih dapet beasiswa dari perancis. ngomong2 mbak bisa bhs prancis yha? saya juga mungkin mau apply tp dengan modal nekat hehe.
    Saya doakan mbak threeas berhasil dalam aplikasi beasiswa ini..amiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s