Is it the best for me??

Satu tahapan aku lewati, setelah berhari-hari aku mencoba instropeksi dengan usaha yang sudah aku lakukan selama ini. Ga terhitung berapa lama aku berjuang, menunggu sebuah surat pemberitahuan apakah aku lolos tahapan berikutnya atau haruskah aku berhenti sampai tahapan ini. Setiap hari yang selalu aku tunggu adalah email-email dari profesor di Perancis. Itulah harapan terbesarku saat ini.

Tadi malam sempat mau nyerah, sampai kapan aku harus begini terus. Menunggu sebuah kepastian yang ga jelas. Kalau ga ingat keadaan bunda saat ini mungkin aku dah mengubur impianku. Karena hanya dengan mendapatkan beasiswa, satu-satunya jalan buatku untuk bisa mewujudkan mimpi bunda. Tuhan, berikan aku kesempatan waktu untuk bisa mewujudkan mimpi itu.

Dan hari ini, Allah memberiku kesempatan untuk meraih impianku yang tertunda. Jalan panjang yang sudah aku lewati selama ini harus diuji dalam minggu-minggu ini. Tadi aku baca email dari Profesor Cino kalau beliau ingin diskusi mengenai rencana penelitianku kelak via skype. Jujur aku gugup banget menghadapi interview ini. Aku gatahu apa aja yang harus aku persiapkan. Jujur ini pertama kalinya aku akan di interview oleh Profesor. Dimana aku gatahu sosok beliau seperti apa dan bagaimana karakter beliau. Aku mengenal Profesor Cino hanya lewat email. Kira-kira dah 7 kali aku beremail-emailan dengan beliau. Aku pikir selama ini hanya akan berhubungan dengan beliau lewat email aja, tapi ternyata beliau meminta untuk berbicara secara langsung. Dan aku harus mempersiapkan itu minggu-minggu ini. Semoga ini yang terbaik buatku. Dan untuk interview, aku bakal ngusahain yang terbaik yang aku bisa lakukan.

Saran Riza sih agar tenang, coba dulu kesempatan yang ada, lakukan yang terbaik. Profesor Perancis berbeda dengan profesor di Indonesia. Mereka berusaha untuk mendekati mahasiswa bimbingannya untuk mengenal lebih dekat karakter kita dan cara kita kerja.

Sedangkan mas joko nyaranin untuk mempersiapkan point-point penting risetku, disuruh santai pada saat ngobrol dengan beliau dan meminta tolong untuk berbicara pelan agar aku bisa paham yang dia maksud. Ya tahulah orang Perancis kalau ngobrol pakai bahasa Inggris kan cepet sekali.

Mbak Fitri juga nyaranin untuk tenang, bilang ke profesornya kalau bahasa Inggrisku ga lancar-lancar amat. Soalnya mbak fitri pernah baca, kalau ada orang yang bahasa Inggrisnya ga lancar-lancar amat juga dihubungi ama profesor. Dan Profesornya bisa menangkap garis besar omongan kita. Jadi harus dicoba dulu.

Thanks buat semua saran kalian. I will do the best that I can do. Semoga Allah memudahkan semua. Doain ya semoga lancar interviewnya. The first time I will be called by one of professor from France. France, I will come as soon as possible.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s