Give me the best..

Hanya satu yang aku minta sama Allah, minta diberi yang terbaik buatku. Tadi aku dapat email dari Mikael, dia memberiku 3 alamat email profesor dan Mikael memintaku untuk menghubungi mereka. Berharap ada salah satu profesor yang tertarik dengan risetku. Kalaupun harus merubah proposal risetku, aku ga masalah. Yang penting beliau mau menerimaku sebagai master student.

Aku gatahu awalnya gimana sampai aku menemukan kampus itu, padahal di websitenya menggunakan bahasa perancis ga ada yang menggunakan bahasa inggris. Dan gatahu kenapa aku ngirim email ke salah satu staff yang bertanggung jawab untuk mengurusi masalah administrasi di jurusan yang aku inginkan. Padahal iseng aja ngirimnya, dan ternyata di balas. Seneng pastilah, mana Mikael banyak membantuku lagi.

Dan tanpa aku sadari ternyata ada teh Dini yang mempunyai teman yang lagi kuliah di Perancis. Namanya Riza, dan teh Dini pulalah yang ngenalin aku dengan Riza. Dari Riza aku banyak mendapatkan infonya, mana Riza alumnus BGF pula. Ehm bisa buat nanya-nanya ni gimana bisa dapat beasiswanya.

Makanya kadang aku heran aja, sama orang yang selalu nanya “Trias, kasih tahu dong link beasiswa ama email profesor”. Memangnya ga bisa nyari apa di internet, kan tinggal duduk, cari aja di google. Heran aja, masa hari gini masih disuapin sih.. Yang paling aku sebelin adalah komen mereka, trias kamu kan enak kakak-kakakmu bisa nyariin nah kami ini ga ada. Ya elah, aku ga pernah dicariin ma kakak-kakakku. Mereka memang ngasih informasi ke aku, tapi ga detail selebihnya aku nyari sendiri.

Ok, aku jelasin ya. Pertama, aku bisa dapat link profesor di Curtin University of Technology dan The University of Adelaide itu bukan dari mas Joko (walaupun saat itu mas Joko masih berada di Australia). Aku cari itu dari google, aku search kampus yang ada di Australia yang mempunyai master of civil engineering terutama yang ada spesialisasi tentang concrete technology atau structure engineering. Setelah nemu nama kampusnya, aku masuk ke website tiap universitasnya. Check lagi di departemennya. Nah di website jurusannya, pasti ada nama-nama staffnya kan? Liat satu-satu research areanya, ada ga yang cocok dengan kita. Kalau ada kirim email ke mereka. Beres kan..Masa hal kaya gitu aja ga bisa, mesti orang lain yang ngasih tahu linknya sih.. Belajar mandiri dong. Yang kedua ni, kedua kakakku tu beda jurusan ma aku. Mas Udin anak teknik penerbangan ITB dulunya, trus mas Joko apalagi dia itu lulusan ilmu pemerintahan UGM. Nyambung ga ma aku yang anak teknik sipil.. Ga kan. Jadi jangan ambil kesimpulan yang seenaknya dong, aku dapat profesor itu usaha sendiri tahu. Mas Joko bantuin aku ngechek aplikasi beasiswaku, kalau mas Udin bantuin aku bikin email dan CV. Paling2 mereka ngasih tahu kalau ada beasiswa ini dah buka, ayo cobain. Gitu doang.. Selebihnya aku nyari di internet.

Kaya kemaren ni komentar mas Udin ma mas Joko yang selalu bilang yakin mau masuk ke sana? Itukan kampus terbaik, no sekian di dunia lho. Persainganya ketat bla bla.. Hehhe kaya ga tahu trias aja, semakin digituin semakin tertantang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s