For my best friend : Ikhlas dan sabar ya…

Hari iniadalah sebuah awal baru buat sahabatku. Awal dimana dia untuk kedua kalinya harus merelakan buah hatinya di ambil Allah. Hari terberat buat sahabatku. Ingin rasanya aku ke rumahnya berbagi kesedihan yang dia rasakan. Hanya dengan lantunan doa aku bisa menghibur dia.

Menyesal, itu mungkin yang bisa aku lakukan saat ini. Menyesal belum pernah ketemu anaknya Tarko. Menyesal belum pernah mendengar suaranya. Kini aku hanya bisa melihat pusarannya. Ya Allah berilah kelapangan pada anak kecil itu.

Buat Tarko dan istri, aku hanya bisa mengatakan sabar ya. Dari Allah pasti kembali ke Allah. Relakan dan ikhlaskan dia pergi. Maaf pagi ini aku ga bisa datang ke pemakaman anak kalian. Dari sini aku hanya bisa panjatkan doa buat kalian dan almarhum anak kalian (maaf aku gatahu nama anak kalian).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s