Sedikit renungan di siang hari (saat internet byar pet)

Gatahu kenapa tiba-tiba aja terlintas dibenakku acara talk show tadi pagi di O Chanel tentang boys to men (kaya nama boy band aja ya hehhe). Aku ga ngikutin dari awal si, tapi topik yang diangkat sangat mempengaruhi pikiranku. Emang si sebenarnya terlalu jauh kalau aku harus membahas masalah ini, karena aku belum berpengalaman dalam mendidik anak (yaiyalah aku kan masih single gt lho hehhe). Tapi isinya sangat bagus, setidaknya kelak jika aku dah punya anak akan aku didik anak laki-lakiku menjadi seorang pria yang bertanggungjawab ( I hope I can do it).

Kata orang mendidik anak perempuan itu lebih susah daripada anak laki-laki. Wah ternyata pendapat itu salah. Semua anak baik laki-laki ataupun perempuan sama saja. Menurut penelitian ni, banyak tindakan kekerasan dalam rumah tangga itu penyebabnya adalah karena laki-laki. Dan ini sebagian besar dikarenakan salah mendidik (katanya lho hehehe). Tanpa memihak siapapun sebenarnya tingkah, sikap, sifat seorang anak tergantung dari cara orang tuanya mendidik. Selanjutnya kalau sudah gede ya tergantung dengan lingkungan dan teman pergaulannya. Aku percaya kalau lingkungan adalah faktor utama dari seseorang itu bersikap dan bertindak.

Seorang anak saat lahir itu bagaikan secarik kertas, tinggal bagaimana kita mau menuliskan karakter anak kita seperti yang kita mau. Jangan sampai nanti setelah besar anak-anak yang kita didik menjadi anak-anak yang sanggup menyakiti hati orang lain. Bahkan bisa-bisa merugikan atau menimbulkan masalah. Berpikir bijaksanalah dalam mendidik anak karena anak adalah cerminan dari diri kita. Baik buruknya sifat anak tergantung pola dan cara asuh kita. Sifat dan karakter anak dibentuk saat anak kita masih kecil jadi berikanlah anak kita pendidikan agama yang kuat.

Jadi teringat dengan sebuah sekolah yang ada di Cinere. Hari minggu kemaren aku sempat berdiskusi dengan sahabatku mengenai sekolah dasar yang mengajarkan kasih sayang dang ilmu pengetahuan tanpa melupakan juga pendidikan agama dan moral. Alhamdulilah ternyata di Jakarta sudah ada, mana sekolah tersebut sekolah internasional pula. Aku dengar si biaya sekolahnya mahal, tapi itu dah sebanding dengan akhlak yang bagus ko. Di sekolah itu katanya ni bukan hanya mengajarkan ilmu doang, tapi juga diajarkan tentang moral dan kasih sayang. Tidak ada murid yang bodoh dan yang pintar. Semuanya maju bareng, kalau ada salah satu anak yang ga tahu tentang mata pelajaran yang diajarkan tadi siang, teman-temannya yang tahu memberi tahunya. Seolah-olah di sekolah tersebut tidak ada persaingan. Kalaupun ada persaingan tersebut menurutku persaingan yang sehat. Karena mereka tidak diajarkan untuk saling mengalahkan. Tapi mereka diajarkan untuk saling membantu. Adaikan saja semua sekolah mendidik anak-anak didiknya seperti itu, mungkin ga ada rasa iri dan dendam di hati manusia.

Apapun dan bagaimana cara kita mendidik anak kita, adalah karakter yang kita bentuk pada diri anak kita yang akan selamanya melekat pada diri anak kita. Ya Allah kelak jika Engkau ijinkan aku menerima amanah-Mu, ijinkan aku membentuk karakter seorang anak yang baik, yang bisa bermanfaat bagi semua orang, akan ku ajarkan mereka untuk bisa bertanggungjawab terhadap semua perlakuan, tindakan dan perkataan mereka.

One thought on “Sedikit renungan di siang hari (saat internet byar pet)

  1. Assalaamu ‘alaikum warahmatullah. Membaca renungan ini, saya jadi teringat sabda Nabi Muhammad SAW yang menyatakan, bahwa diantara hak anak atas orangtuanya adalah diberikan nama yang baik dan dibaguskan akhlaknya, atau dididik agar memiliki akhlak yang mulia. Saya ikut mengamini doanya…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s