Thanx for all

Makasi buat semuanya, hari ini kalian dah banyak memberikan pelajaran buat ku. Seperti yang pernah aku tulis sebelumnya, kalau blog ini hanya sebagai sarana buatku untuk nulis. Mungkin sebelum kejadian ini terjadi aku berpikir bahwa blog ku ini adalah dunia kecil yang aku ciptakan berdasarkan ide2 yang kadang gila, aneh dan mungkin juga basi. Tanpa niat awal untuk menggurui, menghakimi ataupun bikin ricuh. Karena aku cuma manusia yang masih harus belajar dan belajar lagi, yang kadang salah bahkan mungkin ga pernah benar.

 

Kalaupun ada yang beranggapan bahwa blog ini malah bikin masalah, aku anjurkan untuk tidak mengunjungi blog ini dan tidak perlu membaca semua artikel yang ada di blog ini. Aku ga bisa berhenti menulis atau mempublish apapun yang ingin aku ceritakan. Tapi setidaknya seperti kata mas Arief, bahwa menulis untuk dipublish itu ada batasannya, maka mungkin aku akan membatasi cerita yang akan aku tulis ini. Agar tidak membuat orang salah tafsir dan menduga-duga. Selain itu aku juga ga bisa menuruti semua keinginan kalian mengenai tulisan yang akan aku publish ataupun untuk menutup blog ini. Karena ini merupakan dunia kecil aku, tempat aku berkreasi, berpendapat dan beropini (mengutip kata mas Adrian).

 

After all, thanx dah memberi nasehat yang sangat berarti buatku. Semoga kelak blog ini akan menjadi lebih baik lagi. Amien…

 

 

3 thoughts on “Thanx for all

  1. Blog adalah sarana berekspresi..

    Apapun yang ditulis dalam blog, sepenuhnya adalah tanggungjawab si empunya blog. Tidak ada aturan baku kalau menulis blog harus begini dan begitu. Mau menulis saran, pendapat, kritikan, usulan, atau bahkan PISUHAN.. itu menjadi hak si empunya blog. Itulah salah satu keunikan blog dibandingkan dengan media MAINSTREAM yang sekarang ada. Apa yang ditulis di blog adalah murni dari si empunya blog.

    Mengenai content (isi) blog yang menyangkut SARA, memang sepatutnya di hindari, tapi sebaiknya pembaca blog juga menyadari bahwasanya TIDAK PERLU ngotot2an adu pendapat yang ujung2 nya menjadi ribut. Komen silakan, tapi memaksakan pendapat ya jangan. Boleh saja mengatakan tidak setuju dengan apa yang ditulis, tapi tidak perlu sampai nyrempet yang lain, cukup adu pendapat di blog saja.

    Jadi begitu ya mba… *nepuk pundak trias*

    Wis ah.. piss for all..😀

    *ngambi aer dari kran, siramin ke blog ini yang mulai ‘hot’ supaya dingin lagi*😀

  2. setujuuu…. sama syam =)
    Tenang ya mba…. penulis novel aja kadang2 ngambil ide ceritanya dr kehidupan org lain kok. Apalagi blog bs jd cerita tetangganya dipake juga !
    Terkadang kita harus lebih arif dlm menghadapi perbedaan.
    Jadi teruslah menulis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s