Permintaan maaf buat semuanya yang merasa….

Jalan hidup seseorang itu klasik, unik dan kadang mengesankan. Kadang jalan kehidupan kita ga bisa ditebak, kadang senang kadang susah dan kadang berliku-liku. Tapi setidaknya semua itu pasti ada hikmahnya. Dan kasus atau permasalahan di dunia ini sangat unik, sehingga kadang kasus atau masalah orang lain mirip dengan kasus atau masalah yang sedang kita hadapi.

 

Tanpa mau menghakimi ataupun menggurui, blog ini cuma berisi realita kehidupan orang yang mungkin saja sama dengan yang anda alami. Cerita ini mengalir berasal dari perenungan penulis dan hasil diskusi dengan beberapa teman dekat. Tanpa mau bermaksud menyinggung siapapun. Jika ada yang merasa bahwa cerita di blog ini mirip dengan yang anda alami, maka ijinkan saya meminta maaf sebesar-besarnya. Ini sekedar cerita dari diskusi panjang bersama teman2 dekatku saja. Jika baik maka petiklah hikmahnya namun jika tidak ya ga perlu ditanggapin.

 

Sebuah blog adalah sebuah dunia yang diciptakan oleh yang punya blog untuk mengorganisir semua ide yang ada di kepala. Dan sangat besar kemungkinannya cerita itu mirip dengan kisah kita sehari-hari. Bahkan sinetron saja, kadang mirip dengan kisah nyata walaupun sebagian lagi diambil dari khayalan sang penulis cerita. Namun hidup adalah sebuah pilihan yang sangat sulit. Itulah diperlukan sebuah instropeksi diri kita setiap malamnya, apakah emang benar yang kita lakukan. Jika ada seseorang yang memberikan komentar tentang kehidupan kita apakah kita sudah siap mendengarkan komen terburuknya? Atau malah kita membenci orang yang memberikan komentar itu? Semua itu akan tergantung dari cara kita memandang dan menanggapinya. Positif thinking adalah salah 1 hal yang terbaik yang dapat kita lakukan.

 

Aku minta maaf jika cerita2 yang ditulis disini sama persis dengan cerita atau kisah kalian dan jika sekiranya tulisan ini menggurui ataupun menghakimi kalian yang baca.

15 thoughts on “Permintaan maaf buat semuanya yang merasa….

  1. Tumben ni Perikecilku nulis seperti ini. Da apa? Ada yang tersinggung? Namanya juga blog, jadi yg punya blog boleh dong bebas berekspresi, beropini dan berpendapat. Jadi terserah lu mau nulis apa. Ga da yg ngelarang. Kalaupun ada yg tersinggung, lu ga perlu minta maaf seperti itu. Orang itu ga berhak ngelarang lu berpendapat apapun. Ingat ini blog mu. Duniamu. Bukan dunia orang itu. Teruslah berekspresi peri kecil, jangan mundur karena orang lain marah gara2 tulisan lu…. Sie sind seltsam

  2. buat Adrian :
    aku ga setuju kalo yang namanya menceritakan kisah seseorang itu ada toto kromonya kaya orang2 jawa ber toto kromo. masalah nulis di blog sendiri itu setuju mau nulis apa aja…asalkan tidak menyinggung…
    sekarang, apa yang anda rasakan seandainya masalah anda diungkit2 di blog orang lain,,,,,????
    kalo masalah minta maaf itu sih tergantung dari pribadi si penulis,,,, kalo ada yg tersinggung, wajar minta maf kecuali orangnya ndablek…

  3. Nyeritain kisah orang untuk diambil hikmahnya oleh orang lain salah? Belajar dari pengalaman orang lain ga boleh maksudnya. Tolong deh mbak yang ngakunya mbakyune trias (sapapun lu, gw ngerasa lu tersinggung akan tulisannya trias kan), baca baik2 kalimatnya. Ga perlu menghakimi pikiran orang.

  4. Tadi sebagian aku nyuplik kata2nya mas Adrian, waktu diskusi masalah ini. Jadi sebenarnya bukan bahasaku tapi bahasanya dia…

    Buat mas Adrian : Sie sind nich seltsam mas, Das ist mein Boero, Mein Boero ist seltsam…

  5. Adrian adrian, ada juga orang kaya lu di dunia…orang dah baik2 minta maaf km larang,maksd lu apa…kebebasan orang berekspresi itu ada batasnya, apalagi blog itu dipublish ke orang…klo cuma di diary sih gpp, ga ada orang yg baca,klo blog dbaca semua org,jd kebebasannya dibatasi jd oleh kebebasan orang lain…ga ada kebebasan yg ga terbatas di dunia… ambil hikmah org boleh tp dcritain yg bsa dibaca orang lain itu jelas ga baik….ak minta maaf ke adrian klo kta2ku slh, ak membenci sikp n pendapatmu,tp bukan dirimu,smoga km lbh baik,amiin….trias tlg dimuat ya…

    Iya mas aku muat ko, tapi maaf sedikit aku edit. Aku ga mau forum diskusi ini buat menghakimi orang lain. Semua orang punya pendapat tapi tolong ya hargai pendapat orang juga.

  6. Menurutku bukan ricuh si tapi lebih sebagai diskusi aja. Membuka pandangan dan wawasan bagi orang lain, bahwa didunia ini ga da yang sama pendapatnya. Ada yang pro dan ada yang kontra, itu wajar bagiku. Cuma kebetulan yang aku ceritaiin ini kisahnya mirip atau mungkin hampir sama dengan kisah orang yang kalian kenal. Jadinya ya semua berfikir itu dia.. Semua tergantung cara orang memandang ko..

  7. Maaf Yas, gara2 tulisan kita2 ni lo yang jadi sasarannya. Gw ga tahu kalau hal itu terlalu sensitif bagi teman2 kantor lo jika dibicarain di blog. Maaf ya mas2 and mbak2, kita ga bermaksud nyinggung kalian (cerita ini merupakan kasus teman kita dan mungkin mbak2 serta mas2 ga pernah mengenal beliau. Karena beliau adalah teman SMU kami dulu waktu di Jogja)

    Buat Adrian : lo tahulah sebenarnya kisahnya. Jadi balik ke Indo bulan depan? Next time, ketemuan yuk.. Call me if you back to Indonesia…

  8. To : mbakyune trias
    Seandainya saja anda tidak pernah mendengar atau teman anda mengalami masalah yang dikemukakan penulis dalam blog ini, saya pikir anda ga bakalan komplain macam2 atupun menulis komen yang ga masuk akal menurut saya(tolong ya mbak, semua kisah ini tuh dah banyak orang yang mengalami bukan hanya teman mbak saja). Saya ga setuju kalau blog ini dikatakan malah bikin ricuh. Saya merasa blog ini bagus dan sangat membumi tema yang digulirkan penulis.

    To : Mas Arief
    Itulah dunia blog mas, dunia yang memberi kebebasan semua orang untuk menulis dan berpendapat tanpa ada aturan. Selagi sang penulis bisa mempertanggung jawabkan tulisannya.

    To : trias
    Request kasusnya herman laksono yang ditanggkap polisi dong. Tolong bikinin alur ceritanya ya (walau beritanya dah basi tapi wajib deh lu tulis di blog ini). Biar teman2 lu tahu dunia blog itu seperti apa.

    O iya buat mbakyune trias dan mas Arief : kalau sempat, search di google mengenai peperangan Roy Suryo, Priyadi dan kasus Herman Laksono di dunia maya. Setidaknya itu akan memberikan sedikit pencerahan wawasan kalian mengenai blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s