Impian di Tahun 2008

Tak terasa tinggal 1,5 bulan lagi dah tahun baru. Dah harus mulai nyusun mimpi2 lagi ni. Alhamdulilah sebagian impian dan cita2ku di tahun 2007 dah bisa aku peroleh. Thanx Allah atas rahmat-Mu dan ijin-Mu aku dapat menikmati kehidupan ini.

Mas Adrian, salah satu teman terbaikku tadi ngirim email, ayo tuliskan impianmu ditahun 2008 dan apa yang ingin kamu capai. Ehm kayaknya ga da yang berubah sedikitpun deh impian ku itu dari tahun kemaren. Paling ga ya nambah banyak kali hehehe..

Berikut daftar impianku di tahun 2008 (kayanya ntar perlu diedit lagi, karena mungkin akan bertambah daftar impianku) :

1. Skor TOEFL Institution 600 and skor TOEFL International 580.

2. Dapat LOA dari TU Delf

3. Bahasa Jermanku sampai Tingkat menengah

4. Apply STUNED and DAAD

5. Kuliah S2 di salah satu negara di Eropa

6. Bisa ke Palangkaraya ( udah juga nih)

7. Ketemu kakakku setelah 2 tahun ga ketemu (Alhamdulilah dah ketemu).

8. Punya kamera digital (Alhamdulilah, akhirnya hari ini aku bisa memilikinya )dan I pod

9. Ketemu ma teman2 SMU.

10. Bahagiain kedua ortuku

11. Keterima di TUHH (semoga sebelum April level bahasa Jermanku sudah lulus tingkat Grundstuffe jadi bisa buat daftar di TUHH….. doain ya)

12. Apply ke Universität Stuttgart (akhirnya menemukan kampus baru untuk ngelanjutin kuliah lagi)

13. Mewujudkan impian terbesar bundaku dalam hidupnya (Semoga Allah membantuku) untuk bisa melihat dan datang ke “surga hati dan rumah Allah” (Edit tgl 19 November 2007)

3 thoughts on “Impian di Tahun 2008

  1. Huuuu.. masa bahagian ortu koq terakhir… pie toh jeng..😀

    eh eniwei menurut penelitian (entah siapa) menuliskan impian seperti ini adalah langkah yang bagus lho, jadi kita bisa lebih terfokus dengan cita yang ingin kita capai.. cip..cip..

    btw, koq NIKAH (lagi😀 ) ga ada di list sih… hehehe…
    list tahun brapa dong…😀

  2. Lha itu list kan ditulis bukan berdasarkan prioritas om. Tapi berdasarkan yang terpikirkan saat nulis. Tu kan ngomongin nikah mulu si om. Lagi ngebet pengen kawin ya om hehehe.. Aku ga tahu kapan Allah mengijinkan aku nikah, takutnya impian nikah ga kesampaian malah bisa bikin aku down. Kalau urusan nikah mah, terserah Allah aja deh, aku ga mau ngatur2 Allah lagi… Biarlah Allah yang nentuin…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s