Kebutuhan apa Gengsi

Tadi pagi tiba-tiba datang seorang teman, dia mau pinjam uang 1 juta. Trus aku nanya, uang sebanyak itu buat apa? Aku pikir emang buat sesuatu yang urgent banget. Tapi ternyata uang segitu untuk tambahan beli HP N73 yang harganya sekitar 3 jutaan deh (kalau ga salah lho hehehe). Gila aja, minjemin uang sebanyak itu untuk dia seneng2. Emangnya aku bank apa? Lagian kalaupun aku punya uang sebanyak itu dah aku buat kursus di TBI kali.

Aneh emang dunia ini. Dia ga mikir apa uang segitu banyak tuh susah nyarinya. Dan lagi buat apa si punya HP keren kalau untuk hidup aja kadang masih susah. Ya mending kalo gajinya itu juga gede, trus dia ga ngeluh2 kalau lagi ga punya uang untuk makan. Dinasehati dianya malah bilang gini : “lu mau bantuin ga si?” Ya jelas aja nggak lah. Emangnya hidup ini cuma buat gengsi dan nurutin kemauan tanpa melihat kemampuan kita.

 Aku disadarkan oleh realita, bahwa sebenarnya dulu aku sudah salah dalam membantu seseorang. Niatnya emang bener untuk membantu orang tapi ternyata bantuanku ini malah menjerumuskan orang ke jurang namanya “Utang”. Ehm, aneh.Apa emang hidup di dunia ini untuk mencari gengsi? Biar dianggap keren karena dah punya HP yang bisa 3G, kamera digital yang paling bagus, Lemari es yang gede, Televisi 21 inchi yang flat, lemari pakaian pintu 3, dan seabreg peralatan elektronik yang mahal2. Kadang aku binggung dengan cara hidup cowok2 itu. Beli baju harus yang bermerk dan mahal, kalau ga katanya badannya gatal2 semua. Sepatu atau sandal juga harus yang mahal2 deh. Emangnya hidup harus seperti itu ya?

Perasaan aku punya kakak cowok ga gitu2 amat deh. Dia malah aku bilang sangat2 sederhana. Beli baju ga perlu yang mahal atau bermerk. Asal modelnya bagus dan cocok dibelilah baju itu. Hp pun malah yang sederhana, toh fungsi hp cuma buat telphon ga buat gaya-gayaan. Padahal gajinya kakakku gede juga (bukannya sombong lho, tapi dengan gajinya itu dia bisa membiayaii aku kuliah).

Pantes aja ya, berbagai merk HP berlomba-lomba menjual produk terbarunya. Bahkan tiap tahun bisa mengeluarkan 5 sampai 10 model. Ya orang Indonesia emang sukanya gaya, tanpa memperhatikan bahwa ada banyak orang2 yang sangat membutuhkan disana.

Hai para cowok yang cuma ngejar gengsi, kalian tuh ntar jadi pemimpin dalam keluarga. Kalau kalian tidak bisa membedakan mana kebutuhan atau keinginan, trus kalau dah merid apa kalian bisa mikir mana kebutuhan anak istri kalian dengan keinginan. Yang ada ntar malah besar pasak dari pada uang. Mulailah kalian merencanakan masa depan kalian. Mana tabungan kalian selama kalian bekerja? Ada ga 1 juta? Bertahun-tahun kalian kerja uangnya tak bersisa. Walau dah kalian belikan barang2 tapi barang2 itu sekarang ga ada harganya. Emangnya kalian bisa makan hanya dengan melihat benda2 kesayangan kalian? Belilah barang itu dengan melihat apa manfaatnya bagi kalian sekarang. Toh jika nanti kalian membutuhkan yang lebih besar, kalian bisa beli lagi.

Sebenarnya bukan para cowok saja si yang boros. Cewek juga, malah lebih gila lagi. Kadang aku heran deh ama para cewek itu, yang mementingkan penampilan daripada otak. Wajah boleh cantik si, tapi kalau diajak bicara ga nyambung trus di ajak diskusi ga ngerti. Berita2 terbaru ga tahu. Yang tahu cuma gosip dan gosip. Waduh untuk hal yang 1 ini aku cuma geleng2 kepala aja. Kenapa si kalian ga berupaya membuat otak kalian itu jadi pintar? Kenapa kalian lebih suka mencari baju mana yg lagi trend? Kosmetik mana yang bagus? Ke salon lah? Medicure, pedicure, spa dll.. Habisin uang aja si. Kalian tahu ga si kalau cari uang tuh susah. Ko seenaknya aja habisin uangnya? Apa mentang2 suami atau pacar kalian kaya kalian bisa seperti itu? Ehm Aneh…

Seharusnya kalian para wanita yang akan jadi guru pertama bagi anak kalian nanti, otak lah yang harus berperan. Bukan hanya kecantikan. Atau jangan2 kalian ntar setelah melahirkan tidak mau mendidik anak kalian? kalian serahkan saja ke baby sister. Aneh. Anak adalah harta yang tak ternilai lagi. Dan ga bisa dibandingi dengan kecantikan. Toh kecantikan tiap tahun akan memudar dengan sendirinya.

Belajarlah mulai sekarang wahai para cewek. Didiklah anak kalian kelak dengan akhlak yang bagus. Lebih baik kalo kalian cantik tapi pinter juga.

Balik lagi ni ke temanku cowok yang mau minjem uang tadi. Katanya ni 2 tahun lagi dia mau merid ma pacarnya. Nah dah ada planning merid ko ya ga nabung tho akang. Emangnya nikah itu ga perlu modal apa? Mau akang kasih makan apa tuh istrinya kelak? Atau mau nebeng ma mertua? Toh HP yang akang miliki sekarang masih bisa dipakai, masih bisa buat telphon atau sms. Emang mau butuh seperti apa lagi si? Kamera? Bukannya akang dah punya kamera? lagian fungsi 3G buat apa? Mau 3G an ma sapa? Kalau ingin dengerin musik, kenapa ga beli aja MP3 yang harganya cuma 400rb-an. Coba deh jelaskan padaku, alasan yang masuk akal kenapa akang mau beli HP N73? Ehm semua alasan yang akang berikan itu semakin membuat aku yakin kalau akang itu boros banget. Jangan pernah mengeluh padaku soal uang lagi. Karena kamu tuh punya banyak barang2 yang saat ini ga perlu banget tapi kamu beli. Dasar pemboros hehehe…

 

2 thoughts on “Kebutuhan apa Gengsi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s