Congratulation all my friends

Wah ga terasa dah 4 tahun kita kerja di Biomat ya.. Selama itu pulalah,banyak sekali kejadian yang terjadi baik itu susah, sedih senang maupun gembira. CPNS 2005 Biomat-LIPI ada 11 orang yaitu Firda A.S; Risfardini A.E, Fitria, Teguh Darmawan, Ikhsan Guswenrivo, Titik Kartika, Dede Heri Yuli Yanto, Triastuti, Ismail Budiman, Herry Syamsi dan Ika Wahyuni.
Perjalanan panjang ini sudah membawa kita untuk kembali lagi ke bangku kuliah, menimba ilmu pengetahuan yang akan membuat kita menjadi lebih mengerti dan memahami apa itu penelitian dan tugas peneliti. Read more…
Info Beasiswa BGF 2010
Menurut website TV one tanggal 28 Mei 2009, pendaftaran beasiswa dari Pemerintas Perancis atau “Bourses du Governement France (BGF)” tahun 2010 untuk jenjang S2 dan S3 akan dibuka pada bulan November 2009. Beasiswa ini diberikan kepada pejabat pemerintah, dosen, mahasiswa, dengan prioritas kepada mereka yang terlibat dalam program kerjasama antara Perancis dan Indonesia.
Beasiswa ini memprioritaskan pada bidang studi rekayasa (manajemen air, agronomi, teknik sipil, teknologi informasi), ilmu pengetahuan (bioteknologi, komunikasi, lingkungan hidup, resiko bencana dan manajemen, energy), administrasi, ekonomi, hokum dan ilmu politik. Read more…
Cerita 26 agustus 2009
Hari ini entah kenapa tiba-tiba saja adaptor laptopku bermasalah. Ga mau nyala, padahal tadi pagi masih bisa aku gunakan. Memang si aku akui akhir-akhir ini laptopku sering banget aku gunaiin, tapi semuanya aku lakukan buat mempersiapkan apa-apa yang akan aku serahkan ke rekan kerjaku. Maklum mulai 7 september 2009 aku dah ga ngantor lagi ni, aku harus mengikuti sesi wajib kursus bahasa perancis di CCF selama setahun. Yup kursus ini adalah bagian dari kewajibanku sebagai penerima beasiswa BGF 2009.
Jadi ingat dengan pesan bundaku, setiap ada musibah yang datang itu adalah bagian dari cobaan Allah. Hanya perlu sabar untuk menjalaninya. InsyaAllah ada sesuatu yang indah yang Allah berikan buat kita. Be positif thinking aja deh. Iya si, kalau dipikir-pikir kan cuma adaptornya aja yang rusak. Bisa beli nanti di Plaza jambu Dua. Kemudian dicopy lah ke hardisk external, jadi kalau ada apa-apa ya ga masalah lagi. Bisa dibuka dan dikerjakan ditempat lain.Namun aku masih kepikiran ini, apa sebaiknya aku beli netbook ya sebelum berangkat ke perancis? Ehm, ntar pas lebaran diskusi dulu deh ma donaturku hehehee.. Read more…
Pentingnya Penguasaan Bahasa Asing
Tergelitik dengan perkataan Maya siang itu yang akhirnya membuatku ingin menulis tentang pentingnya pengguasaan bahasa asing buat apply beasiswa. Saat itu Maya bilang, kenapa di tulisanku sebelumnya mengatakan bahwa TOEFL LIKE atau sering disebut dengan TOEFL Prediksi tidak bisa dipakai untuk apply beasiswa. Tapi Uni Titik mengunakan TOEFL Prediksi buat apply Monbusho, dan akhirnya lolos. Kenapa beasiswa lainnya tidak boleh memakai TOEFL Prediksi?
Ehm wah aku sebenarnya gatahu juga ya, kenapa bisa begitu. Mungkin saja karena di Jepang, bahasa Inggris tidak digunakan sehari-hari. Sama halnya di Perancis, TOEFL hampir dipastikan tidak ada dalam syarat-syarat untuk apply beasiswa ataupun apply ke universitas di sana (kecuali yang menggunakan program international lho). Biasanya ada persyaratan untuk mengguasai bahasa lain selain bahasa Inggris, contohnya Perancis, untuk bisa diterima di salah satu kampus di sana minimum level bahasa Perancis adalah B2, bahkan ada yang mensyaratkan sampai level C2. Read more…
Sedikit cerita dari dua orang teman
Kemarin malam sempat ngobrol dengan 2 orang teman yang lagi kuliah di eropa, tepatnya si di German dan Perancis. Dua orang dengan kepribadian yang berbeda, pastilah soalnya satu cewek satunya cowok hehehe. Namun aku banyak mendapatkan pelajaran dari dua orang ini. Thanks ya atas waktunya berbincang-bincang denganku saat itu. Walau aku harus menahan ngantuk tapi aku paksain buat ngobrol ma kalian, karena obrolannya menarik si hehe.
Uni Renita, namanya, dia cerita banyak tentang German dan perbedaannya dengan budaya Perancis. Beberapa hari yang lalu dia dan suaminya jalan-jalan ke Paris. Lihat menara Eiffel, maskot dari negara Perancis. Wuih katanya menara itu keren banget, namun sayang banyak pedagang asongan disana. Selama di Paris, uni Renita tidak pernah bertemu dengan orang Indonesia. Setahu suaminya, sedikit sekali orang-orang Indonesia yang kuliah di Perancis, karena hubungan diplomatic antara Indonesia-Perancis tidak sebagus hubungan diplomatic Indonesia-German. Kemudian ada beberapa fasilitas di Perancis yang tidak sebagus fasilitas di German. Contohnya adalah station metro di Paris tidak menyediakan lift buat orang tua yang membawa kereta dorong bayinya, sehingga orang tua bayi tersebut harus menjinjing kereta bayi setiap keluar dari station metro. Mana keluar dari station metro harus naik tangga pula, jadinya kan capek. Nah di German setiap station metro ada liftnya sehingga orang tua yang membawa kereta bayi enak, ga capek naik turun tangga. Dah gitu katanya ni orang-orang German tu care, beda ma orang-orang Perancis, yang super cuek. Selain itu di Perancis banyak sekali orang-orang kulit hitamnya, walau di German ada juga orang-orang kulit hitam namun orang-orang kulit hitam di German educated semua, ga kaya di Perancis. Sebagian besar orang kulit hitam di Perancis adalah pedagang asongan yang sering dikejar-kejar ma polisi. Itulah kenapa Uni Renita merasa nyaman tinggal di German daripada di Perancis. Mungkin karena dah lama kali ya tinggal di German hehehe.. Read more…
Oleh-oleh dari Pameran Pendidikan Nasional 2009
11 Agustus 2009, aku, uni Deni, Luna dan Sita pergi ke pameran pendidikan di Departemen Pendidikan Nasional di Jalan Sudirman Senayan Jakarta Pusat. Itu gedungnya dekat ma gelora senayan. Sebenarnya pengen datang ke pameran tersebut karena ada AMINEF (yang ngurusin beasiswa ke US), DAAD (German), NESO (Belanda), BRITISH COUNCIL (Inggris), Campus France (Perancis), Uni eropa (dengan Erasmus mundusnya). Ya lumayan untuk cari-cari info beasiswa S3 buatku dan uni Deni serta beasiswa master buat Sita ma Luna. Ya walau aku belum kuliah master tapi kan insyaAllah tahun depan aku dah jadi master student ni. Jadi dah saatnya aku mencari tahu beasiswa S3. Secara master ku hanya setahun ni, jadi sekarang ini aku dah harus mulai mencari jalan buat nyari beasiswa S3. Read more…
congratulation my beloved Uni..
Pagi ini aku senang banget, saat baca statusnya Uni Deni di Facebook. Aku dah nebak si ceritanya hehehe.. Karena beberapa hari yang lalu Uni Deni cerita ma aku. Hayo apaan tuh ceritanya hehe.. Penasaran kan..
Yup hari ini sebuah Koran terbitan Jakarta memposting penelitiannya Uni Deni. Kalau ingin jelasnya baca disini. Maka Anda semua akan membaca berita lengkapnya. Read more…
for my best friend
Kemarin malam and tadi pagi sempat chatting ma temanku. Dia bilang semangatnya lagi down banget. Satu mimpinya adalah mendapatkan beasiswa seperti yang aku peroleh tahun ini. Banyak banget yang dia ceritakan tentang perasaannya saat ini. Aku hanya nyaranin untuk dengerin lagunya “D’masiv” yang judulnya “Jangan menyerah”
Sepenggal cerita dari Seminar MAPEKI XII di Bandung
Selama dua hari kemaren tepatnya tanggal 23-24 Mei 2009, ada seminar tahunan MAPEKI di Bandung. Kebetulan tahun ini yang jadi penyelenggaranya adalah PUSKIM Bandung, tahun depan rencananya si ke Bali. Tapi sayang ni, kemungkinan aku ga bisa ikut padahal ada rencannya akan publish hasil risetku tahun ini. Ya gimana lagi, InsyaAllah tahun depan aku berangkat ke France jadi ya aku harus merelakan ga ikut seminar deh.
Bukan itu si yang ingin aku ceritakan di sini. Tumben banget keynote speaker seminar MAPEKI kemaren ada professor dari eropa bukan dari Jepang lagi. Mungkin karena PUSKIM punya banyak link kali ya, jadinya bisa mendatangkan professor tersebut.
Pada saat pembukaan MAPEKI XII, aku sebenarnya agak malas-malas gitu. Habisnya ga ada paper yang menarik ni. Serasa ga nambah aja wawasannya kadang malah berpikir apa aku salah komunitas ya. Ehm kadang pengen ga ikutan, tapi gimana lagi kantorku ada andil ni dalam terbentuknya komunitas ini. Apalagi ini adalah acara tahunan (bisa dibilang si acara besarnya kantorku), karena sebagian besar peneliti di kantorku mempublish penelitian mereka di seminar dan jurnal MAPEKI ini. Read more…
Kereta ku sayang kereta ku malang..
Beberapa waktu yang lalu tepatnya sehabis pulang dari kursus bahasa Perancis di CCF, aku pulang ke Bogor naik kereta Pakuan. Karena biasanya selalu ga dapat tempat duduk, aku rencanain ikut kereta Pakuan dari Bogor menuju ke Stasiun Kota baru deh balik ke Bogor lagi. Saat kereta Pakuan dari arah Bogor berhenti di Statiun Gambir, aku langsung naik aja. Kemudian mencari tempat duduk yang nyaman.
Setibanya di Statiun Kota, banyak calon-calon penumpang yang berebut naik ke kereta. O ini tho jawabannya selama ini. Pantesan aja tiap kali nunggu kereta Pakuan di Gambir aku ga pernah dapat tempat duduk. Orang dari stasiun Kota aja dah penuh sesak gini. Read more…